28 Juni, 2009

DAPATKAN 100 LEMBAR SAHAM GRATIS DARI ME2EVERYONE.Ltd



Apakah itu ME2EVERYONE?
me2everyone ltd merupakan perusahaan perseroan terbatas di Inggris sejak September 2008. Dijalankan oleh tim yang berpengalaman dan diasupport oleh Dewan Executive Global yang tujuannya untuk membuat satu website yang paling banyak dikunjungi di dunia pada tahun 2012 (seperti GOOGLE dan FACEBOOK saat ini) . Pada saatnya nanti website utama diluncurkan, akan ada dukungan bahasa Spanyol, Jepang, Korea, China, Prancis, German, Portugis, Arab, Russia dan Italia dan mungkin bahasa lainnya menyusul jika banyak permintaan.

Lalu, Saham apa yang dibagi-bagikan ? Kenapa bisa gratis ? Saham yang akan dibagikan akan dibayar oleh pihak me2everyone (atau partner-partnernya), jadi bisa dibagikan kepada kita, anggotanya dengan gratis. Di tahun 2009 ini, me2everyone akan membuka “ruang perdagangan” dunia dimana kita bisa menawarkan saham kita untuk dijual ke yang lain. Saat ini, mungkin saham-saham itu cuma bernilai masing-masing £0.001. Besok-besok bisa jadi nilainya akan membumbung tinggi. Yang diperlukan hanyalah anggota-anggota yang terlibat secara aktif: sisanya serahkan pada me2everyone.

Berapa nilai saham yang kita harapkan ?
Berdasarkan proyeksi finansial dari penjualan di dunia, anggota bisnis dan aktifitas bisnis yang terkoneksi, dan investasi kita akan membidik untuk mencapai harga saham £0.58 di tahun 2012/13. me2everyone mempunyai solusi pemasaran inovatif yang akan melindungi privasi kita, tapi juga memungkinkan kita mengontrol bagaimana interaksi pemasang iklan dan anggota bisnis dengan kita. Pada kenyataannya, kita juga menjadi bagian dari solusi penjualan mereka. Dan setiap member akan mendapat alokasi penyimpanan data sebesar 1 Giga Byte.

Sahabat netter...jadi kesimpulannya me2everyone ltd. adalah perusahaan terbatas di Inggris yang bertujuan menciptakan situs yang paling banyak dikunjungi di planet ini. Caranya adalah dengan membagikan saham gratis untuk para anggotanya. Targetnya pada bulan Desember 2012, mereka bisa merekrut 100 juta anggota.
Setiap anggota baru bergabung dengan me2everyone mereka akan langsung memperoleh pembagian 100 saham secara gratis (dan seiring berkembangnya jumlah anggota jumlah saham gratis yang dikeluarkan akan semakin sedikit, contohnya sebelumnya 250, sekarang Cuma 100 saham gratis, saya kebetulan sudah daftar pada 19 mei 2009 dan telah mempunyai 10.100 saham, 100 bonus daftar dan dari 2 orang referral masing-masing 5000 saham).
Dalam penjelasan terbarunya, me2everyone mengatakan bahwa saat ini, setiap anggota yang terdaftar dialokasikan 100 saham. nanti pada saat peluncuran web beta, setiap alokasi saham itu dapat ditukarkan dengan saham yang terdaftar saat kita memberikan detil tambahan data kita yang diperlukan, sesuai hukum Inggris.
Saat ini sudah terdaftar lebih dari 487 ribu anggota. Saham yang diberikan sebagai bonus bergabung sudah turun menjadi 100 sebelumnya 250. Alokasi saham untuk setiap orang yang kita rekomendasikan (refferal) adalah 5000. Dan jumlah saham yang akan diberikan semakin berkurang. Jadi, lebih cepat bergabung lebih baik karena akan memperoleh alokasi saham yang masih banyak.

Jadi sahabat program ini sangat menarik dan tidak rugi kalau kita bergabung karena kita tidak mengeluarkan uang, cukup daftar dan dapat 100 saham maka anda akan memperoleh 100 x nilai saham itu nantinya pada Tahun 2012.
Bagi yang tertarik silakan daftar disini, me2everyone.com

Baca selengkapnya..

23 Juni, 2009

5 TAHAPAN PERENCANAAN KEUANGAN (#5)


Sumber : http://www.keuanganpribadi.com
TAHAP PERENCANAAN KEUANGAN (5)

Pada kesempatan ini saya ingin membahas lanjutan dari artikel-artikel saya sebelumnya, yaitu 5 Tahap Perencanaan Keuangan, yang meliputi:
1. Menentukan Tujuan Keuangan.
2. Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang.
3. Membuat Rencana Keuangan.
4. Melakukan Implementasi Dari Rencana Keuangan.
5. Monitor dan Evaluasi Berkala.
Kali ini kita membahas lebih dalam mengenai tahap terakhir, yaitu melakukan monitor dan evaluasi secara berkala.
A. Memonitor Portfolio Investasi.
Setelah kita melakukan investasi, yang perlu kita lakukan selanjutnya adalah membuat catatan mengenai investasi kita dan melakukan monitor terhadap perubahan nilai investasi kita. Misalkan saja Pak Budi memiliki 3 jenis investasi, yaitu Deposito, Reksa Dana Saham dan Emas, yang dibeli dengan harga Rp. 20.000.000, Rp. 30.000.000, dan Rp. 25.000.000. Dari masing-masing investasi Pak Budi mengharapkan return sebesar 5%, 20,% dan 15%. Berikut adalah kondisi awal investasi:
Jenis Investasi Nilai Awal Harapan
Return
Deposito Rp. 20.000.000,- 5%
Reksa Dana Saham Rp. 30.000.000,- 20%
Emas Rp. 25.000.000,- 15%
Setelah 1 tahun, Pak Budi melihat kembali portfolionya dan menghitung ulang nilai terkininya. Nilai akhir dari investasinya adalah Rp. 21.000.000, Rp. 39.000.000, dan Rp. 27.500.000.
Jenis Investasi Nilai Awal Harapan
Return Nilai Akhir Hasil
Deposito Rp. 20.000.000,- 5% Rp. 21.000.000,- 5%
Reksa Dana Saham Rp. 30.000.000,- 20% Rp. 39.000.000,- 30%
Emas Rp. 25.000.000,- 15% Rp. 27.500.000,- 10%
Dari nilai akhir investasi, bisa dihitung berapa persen yang benar-benar Pak Budi dapat dari masing-masing jenis investasinya. Hasil perhitungan memperlihatkan bahwa Pak Budi sebenarnya mendapatkan 5% dari deposito, 30% dari reksa dana saham dan 10% dari emas.
Apakah pelajaran dari melakukan monitor terhadap investasi ini? Pelajarannya adalah dalam dunia investasi, hasil yang kita dapat belum tentu sama dengan hasil yang kita harapkan sejak awal investasi. Tidak ada yang pasti dalam dunia investasi. Dari tabel kedua, kita bisa melihat bahwa Pak Budi mendapatkan hasil yang sama dengan yang diharapkan dalam depositonya, mendapatkan hasil yang melebihi harapan untuk reksa dana saham dan mendapatkan hasil yang lebih kecil dari yang diharapkan dari emas.

Untuk investasi yang hasilnya sama atau melebihi yang kita harapkan, tentunya menyebabkan kita menjadi lebih percaya terhadap investasi tersebut dan mempertimbangkan untuk berinvestasi lebih banyak. Di sisi lain, untuk investasi yang hasilnya lebih kecil daripada yang kita harapkan, kita perlu meninjau kembali investasi tersebut:
1. Bandingkan dengan investasi sejenis yang dikelola oleh manejer lain.
Misalkan saja Anda membeli reksa dana saham dengan harapan hasil sebesar 25%, namun ternyata hasil yang Anda dapat pada tahun tersebut hanyalah bekisar 20%, yang pertama Anda lakukan adalah bandingkan hasil yang Anda terima ini dengan reksa dana saham dari manejer investasi lain. Contohnya, misalkan Anda membeli reksa dana saham Schrodder, dan merasa hasilnya kurang memuaskan untuk Anda. Maka Anda dapat membandingkannya dengan reksa dana saham manejer investasi lain, misalnya saja reksa dana saham Manulife, Danareksa, Trimegah, dan lain-lain. Apabila ternyata reksa dana saham dari manejer lain memberikan hasil lebih bagus, maka Anda dapat mempertimbangkan untuk memindahkan investasi Anda ke manejer tersebut. Namun, disisi lain, jika ternyata pilihan reksa dana saham Anda ternyata memberikan hasil paling besar, maka lanjutkan ke langkah kedua.
2. Pelajari mengapa investasi Anda tidak memberikan hasil sesuai harapan Anda.
Apakah hal yang membuat reksa dana saham Anda tidak memberikan hasil sesuai dengan yang Anda harapkan? Cobalah mencari informasi-informasi yang dapat menjelaskan hal ini. Mungkin saja investasi reksa dana saham Anda mengalami penurunan yang disebabkan karena memburuknya situasi ekonomi yang disebabkan karena melemahnya mata uang rupiah, suku bunga bank naik, harga minyak naik, atau mungkin saja karena adanya krisis seperti mortgage yang barusan terjadi? Kemudian Anda dapat melakukan perkiraan apakah kejadian-kejadian seperti ini dapat terjadi kembali di tahun mendatang? Apabila Anda memperkirakan bahwa situasi tahun mendatang kurang begitu baik untuk investasi ini, maka Anda dapat menarik uang Anda dan memindahkannya ke investasi jenis lain.
Dalam proses monitor ini juga Anda dapat mengatur ulang diversifikasi untuk portfolio Anda. Misalkan saja pada kasus Pak Budi, portfolio Pak Budi adalah 26,67% investasi bertipe aman (deposito), 40% investasi agresif (reksa dana saham), dan 33,33% investasi moderat (emas). Setelah waktu berjalan setahun, kita dapat melihat bahwa portfolio Pak Budi sudah berubah menjadi 24% investasi aman (deposito), 44,57% investasi agresif (reksadana saham), dan 31,43% investasi moderat(emas). Untuk mengembalikan portfolio Pak Budi ke posisi semula, Pak Budi harus menjual Rp. 4.000.000 dari reksa dana sahamnya untuk dipindahkan ke deposito dan emas.
B. Evaluasi ulang kebutuhan keuangan Anda
Selain portfolio investasi kita, ternyata kebutuhan kita juga berubah seiring dengan berjalannya waktu. Dan kita juga perlu mencocokan kembali rencana keuangan kita, dengan kebutuhan sekarang.
Misalkan saja, dulunya Anda berpikir bahwa asuransi dengan pertanggungan sebesar Rp. 500.000.000,- sudah cukup untuk mengamankan finansial keluarga Anda. Namun, ternyata tahun ini Anda beruntung, bisa menikmati kenaikan pangkat dalam karir. Pendapatan Anda meningkat 2 kali lipat. Begitu juga belanja Anda dan keluarga. Dengan taraf hidup baru, pertanggungan asuransi yang dulunya sebesar Rp. 500.000.000,- sudah tidak cukup lagi untuk keluarga Anda. Anda perlu membeli asuransi tambahan.
Demikian juga yang terjadi dengan rencana-rencana keuangan Anda yang lain. Mungkin saja anak Anda sekarang sudah memiliki minat khusus terhadap salah satu bidang, dan sudah menetapkan universitas mana yang ingin dia tuju. Apabila universitas yang dipilih anak ternyata berbeda dengan yang Anda pilih ketika membuat rencana pendidikan anak, tentunya Anda juga perlu menghitung ulang berapa biaya yang diperlukan untuk pendidikan anak Anda.
Untuk rencana pensiun, mungkin saja ada gaya hidup baru yang tetap ingin Anda pertahankan hingga masa tua nanti. Berapakah dana yang diperlukan? Masukan juga ke dalam rencana pensiun.
Jadi secara berkala, kita harus melakukan monitor dan evaluasi kembali terhadap rencana-rencana keuangan kita. Monitor berguna untuk memastikan bahwa investasi berjalan sesuai dengan rencana kita, dan apabila ternyata tidak, kita dapat mengambil tindakan secepatnya agar tujuan keuangan tetap dapat tercapai. Sementara evaluasi perlu dilakukan karena kebutuhan kita bisa saja berubah seiring dengan jalannya waktu.
Sumber : http://www.keuanganpribadi.com

Baca selengkapnya..

5 TAHAPAN PERENCANAAN KEUANGAN (#4)

Sumber : http://www.keuanganpribadi.com
TAHAP PERENCANAAN KEUANGAN (4)
Kembali ke topik yang telah dibahas dalam artikel-artikel sebelumnya, yaitu 5 Tahap Perencanaan Keuangan yang meliputi:
1. Menentukan Tujuan Keuangan.
2. Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang.
3. Membuat Rencana Keuangan.
4. Melakukan Implementasi Dari Rencana Keuangan.
5. Monitor dan Evaluasi Berkala.
Dalam artikel kali ini, saya akan membahas lebih detail mengenai langkah keempat, yaitu melakukan implementasi dari rencana keuangan. Namun, karena langkah ini sangat berhubungan erat dengan langkah-langkah sebelumnya, mari kita tinjau kembali langkah pertama hingga ketiga. Agar lebih jelas, saya akan memberikan satu buah contoh praktek perencanaan keuangan.
Kita misalkan saja Pak Budi, seorang ayah yang sudah memiliki 2 orang anak yang bernama Tono (umur 10 tahun) dan Tini (umur 7 tahun), hendak melakukan perencanaan keuangan. Beliau sudah menjalankan langkah pertama hingga ketiga, dan sekarang hendak melakukan implementasi terhadap rencana keuangannya.
Pada langkah pertama, Pak Budi sudah menuliskan daftar dari tujuan-tujuan keuangan yang hendak dicapainya. Dan memberikan nomor urut berdasarkan prioritas tujuan-tujuan keuangan tersebut. Menurut Pak Budi, pendidikan anaknya adalah prioritas pertama, sebab pendidikan menentukan kualitas untuk generasi keluarga berikutnya. Berikut ini adalah tujuan-tujuan keuangan yang hendak dicapai oleh Pak Budi:
1. Dana pendidikan Tono.
2. Dana pendidikan Tini.
3. Asuransi untuk Budi.
4. Dana liburan akhir tahun.
5. Dana untuk pensiun.
6. Asuransi untuk istri.
Pada langkah kedua, Pak Budi menghitung ulang total hartanya, total hutang, serta menghitung nilai kekayaan bersih keluarganya. Dalam langkah ini juga Pak Budi menghitung total pendapatan keluarganya, yang bernilai 7 juta rupiah per bulan, bersumber dari gaji Pak Budi sebesar 4 juta ditambahkan dengan gaji istrinya sebesar 3 juta rupiah. Dari langkah ini Pak Budi menyadari bahwa setiap bulan pendapatan keluarganya dihabiskan hanya untuk keperluan sehari-hari. Tidak ada investasi untuk masa depan. Tidak ada rencana keuangan. Oleh karena itu, perlu dibuat rencana-rencana keuangan untuk masing-masing tujuan yang telah dirumuskan pada langkah pertama.
Maju ke langkah ketiga, Pak Budi mulai membuat anggaran bulanan untuk pendapatan serta pengeluarannya. Dengan total pendapatan 7 juta per bulan, Pak Budi menyadari bahwa dia harus bisa menyisihkan minimal 700 ribu setiap bulannya untuk ditabung. Dengan demikian maka dia bisa mencapai tujuan-tujuan keuangan yang telah dirumuskan pada langkah pertama.
Untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah dirumuskan tersebut, perlu dilakukan perhitungan-perhitungan finansial untuk masing-masing tujuan. Misalkan saja untuk dana pendidikan Tono, Pak Budi memerlukan uang sebesar 20 juta untuk membayar biaya masuk kuliah Tono (untuk mempermudah perhitungan, kita anggap tidak terjadi inflasi). Berhubung sekarang usia Tono adalah 10 tahun, maka Pak Budi memiliki waktu 8 tahun untuk mengumpulkan uang. Dengan mempergunakan Excel yang dapat Anda download di:
http://www.keuanganpribadi.com/dl/pendidikan.xls
Anda dapat melihat bahwa untuk mengumpulkan 20 juta dalam waktu 8 tahun, Pak Budi harus menyisihkan sebesar:
- Rp. 169.865,- apabila berinvestasi dengan return 5%.
- Rp. 149.400,- apabila berinvestasi dengan return 8%.
- Rp. 136.817,- apabila berinvestasi dengan return 10%.
- Rp. 108.908,- apabila berinvestasi dengan return 15%.
- Rp. 85.731,- apabila berinvestasi dengan return 20%.
Sekarang, memasuki tahap keempat, Pak Budi harus memutuskan bagimanakah cara melakukan implementasi terhadap rencana keuangannya.
Melakukan Implementasi Dari Rencana Keuangan
Dari anggaran yang telah dibuat oleh Pak Budi, beliau mengetahui bahwa setiap bulannya tersedia dana sebesar 700 ribu yang dapat digunakan untuk rencana keuangan. Sementara Pak Budi memiliki 6 buah tujuan keuangan yang hendak dicapai. Nah, sekarang pertanyaannya bagaimanakah Pak Budi dapat mengimplementasikan rencana keuangannya agar sebanyak mungkin tujuan keuangan yang diinginkannya dapat tercapai, dengan dana sebesar 700 ribu per bulan.
Pertama, kita tinjau terlebih dahulu tujuan keuangan yang paling penting, yaitu dana pendidikan Tono. Dari hasil perhitungan sebelumnya, kita dapat melihat bahwa untuk mencapai tujuan ini setiap bulannya Pak Budi harus menyisihkan uang sebesar:
- Rp. 169.865,- apabila berinvestasi dengan return 5%.
- Rp. 149.400,- apabila berinvestasi dengan return 8%.
- Rp. 136.817,- apabila berinvestasi dengan return 10%.
- Rp. 108.908,- apabila berinvestasi dengan return 15%.
- Rp. 85.731,- apabila berinvestasi dengan return 20%.
Apabila Pak Budi menginvestasikan dana pendidikan Tono dalam bentuk deposito, yang sekarang suku bunganya sekitar 7% dan setelah dipotong pajak (untuk mempermudah perhitungan) kita anggap saja menjadi 5%. Artinya Pak Budi harus membeli deposito sebesar Rp. 169.865,- per bulannya. Dengan demikian, maka tersisa dana sebesar Rp. 530.135,- untuk mencapai 5 tujuan lainnya. Namun disisi lain, apabila Pak Budi mengambil produk investasi agresif dengan hasil rata-rata 20% per tahun, Pak Budi cukup berinvestasi sebesar Rp. 85.731,- untuk mencapai tujuan pertama. Dan masih ada sisa Rp. 614.269,- untuk mencapai 5 tujuan yang tersisa.
Setelah menentukan rencana keuangan untuk dana pendidikan Tono, Pak Budi dapat mengulangi proses perhitungan rencana keuangan untuk tujuan berikutnya, yaitu dana pendidikan Tini. Tentunya uang yang bisa diinvestasikan untuk dana pendidikan Tini adalah sisa tabungan setelah digunakan untuk dana pendidikan Tono. Dan proses ini akan diulangi untuk tujuan-tujuan keuangan berikutnya hingga seluruh tabungan sudah terpakai untuk tujuan, atau seluruh tujuan yang diinginkan sudah berhasil dicapai. Disinilah kegunaan dari pengurutan tujuan-tujuan keuangan berdasarkan prioritasnya, jadi apabila kita memiliki dana yang terbatas, tujuan-tujuan yang penting dapat dipenuhi terlebih dahulu.
Kesimpulannya? Semakin tinggi tingkat suku bunga atau return dari investasi, maka semakin sedikit dana yang dibutuhkan. Dan tersedia lebih banyak dana untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan lainnya. Namun disisi lain, Anda juga perlu menyadari bahwa semakin tinggi suku bunga atau return dari investasi, biasanya diikuti dengan resiko yang lebih tinggi juga. Anda perlu menyadari bahwa tidak semua produk investasi sesuai untuk Anda.
PRODUK INVESTASI MANAKAH YANG SESUAI UNTUK SAYA?
Setiap orang dilahirkan dengan karakteristik tersendiri. Semuanya memiliki sifat dan tingkah laku yang unik. Hal ini tercermin dalam kehidupan sehari-hari orang tersebut, termasuk dalam dunia investasinya.
Yang berpengaruh terhadap investasi adalah bagaimana respon seseorang terhadap resiko, sebab setiap investasi mengandung resiko. Bayangkan saja apabila Anda berinvestasi di dunia saham, kemudian dunia finansial mengalami goncangan sehingga investasi Anda merugi 15%. Apa yang Anda lakukan? Apakah Anda langsung ketakutan dan menarik seluruh uang Anda? Atau Anda bisa sabar menunggu hingga dunia finansial pulih dan kembali menguntungkan? Bagaimana efek dari kejadian ini terhadap kesehatan Anda? Apakah Anda mengalami susah tidur? Atau mungkin saja menjadi stres? Gampang marah? Atau biasa-biasa saja?
Kepribadian Anda terhadap resiko ini mempengarui pemilihan produk investasi. Bagi yang merasa tidak cocok dengan resiko, lebih baik memilih investasi dengan resiko menengah kebawah. Namun bagi yang berani menanggung resiko, boleh memilih investasi yang agresif dengan resiko yang tinggi pula.
Bagaimana mengetahui profil resiko saya? Ada sebuah tes yang biasanya diberikan oleh perencana keuangan kepada pelanggannya untuk mengetahui bagaimana respon pelanggan tersebut terhadap resiko. Dari hasil tes ini, perencana keuangan dapat menentukan produk keuangan mana yang paling cocok untuk pelanggannya. Apabila Anda tertarik untuk mengikuti tes ini, silahkan buka link dibawah ini:
http://www.pembelajar.com/wmview.php?ArtID=153
JENIS-JENIS PRODUK INVESTASI
Mungkin saja sekarang Anda bertanya-tanya, “Pak, mana ada sih investasi yang tingkat suku bunganya lebih besar dari 10%? Suku bunga deposito saja akhir-akhir ini turun terus.”
Jawabannya adalah ada. Ada banyak produk investasi di sekitar Anda. Mungkin saja Anda hanya tidak mengenal produk-produk ini. Karena tidak mengenal, maka Anda tidak mengambil keuntungan dari keberadaan produk-produk investasi.
1. DEPOSITO
Deposito adalah produk investasi yang paling dikenal oleh masyarakat kita. Walaupun kebanyakan dari kita menganggap bahwa deposito adalah produk yang paling “aman”, namun kenyataannya jumlah uang kita yang dilindungi dalam produk deposito hanyalah 100 juta saja. Diantara semua produk investasi, biasanya deposito menjanjikan hasil yang paling rendah. Mengapa? Karena “aman”. Biasanya kata aman diikuti dengan hasil yang rendah juga.
2. OBLIGASI
Obligasi adalah surat hutang yang diterbitkan oleh salah satu badan, bisa perusahaan swasta ataupun pemerintah. Dengan membeli obligasi berarti badan tersebut berhutang kepada Anda untuk jangka waktu tertentu dan tingkat suku bunga tertentu. Karena jangka waktu dan tingkat suku bunga sudah ditetapkan dari awal perjanjian hutang, maka biasanya investasi obligasi disebut juga dengan istilah investasi “pendapatan tetap”. Mengapa? Karena biasanya jumlah uang yang dihasilkan oleh investasi ini nilainya tetap.
Obligasi memiliki beberapa resiko. Resiko terbesarnya adalah badan yang meminjam uang Anda tidak mampu mengembalikan uang Anda pada saat jatuh tempo. Untuk menilai kemampuan suatu badan dalam membayar hutang obligasinya, ada suatu badan yang memberikan rating terhadap surat-surat hutang yang beredar. Rating yang baik “AAA”, biasanya diikuti dengan suku bunga yang lebih kecil. Sementara rating yang jelek, diatas “CCC”, biasanya diikuti dengan suku bunga yang besar, namun memiliki resiko yang lebih besar terhadap gagalnya pembayaran pokok hutang pada saat jatuh tempo.



3. SAHAM
Saham adalah kepemilikan seseorang terhadap suatu badan usaha. Biasanya perusahaan-perusahaan yang sudah matang dan besar, membuka kesempatan ke masyarakat luas untuk turut serta memiliki sahamnya (dengan cara Go Publik). Saham mereka diperdagangkan pada bursa efek. Saat ini di Indonesia ada 2 yaitu Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya.
Dengan memiliki saham, Anda dapat mengambil keuntungan melalui 2 cara, yaitu:
1. Capital gain, yaitu mendapatkan keuntungan melalui kenaikan harga saham yang Anda pegang. Misalnya Anda membeli saham pada harga Rp. 150.,- dan menjualnya pada harga Rp. 175,-, maka Anda mendapatkan capital gain sebesar Rp. 25,- per lembar saham.
2. Deviden. Biasanya setiap tahun perusahaan membagikan hasil keuntungannya kepada pemilik-pemilik sahamnya. Jadi misalkan perusahaan yang Anda pegang sahamnya membagikan deviden, maka sejumlah dari deviden ini akan masuk ke rekening Anda sesuai dengan jumlah saham yang Anda pegang.
Investasi di bidang saham memberikan return yang sangat tinggi. Namun, disisi lain resikonya juga tinggi, terutama bagi yang tidak memiliki pengetahuan serta informasi terkini mengenai dunia saham.
4. REKSA DANA
Pingin berinvestasi di bidang obligasi atau saham, namun:
• tidak punya pengetahuan yang cukup di bidang obligasi/saham
• tidak punya waktu
• tidak tahu caranya
• tidak punya modal besar
Solusinya adalah reksa dana. Reksa dana adalah kumpulan dana dari masyarakat yang diolah oleh manajer investasi (MI) untuk diinvestasikan di bidang tertentu. Bidang investasinya sudah disebutkan terlebih dahulu dalam prokpektus yang diterbitkan oleh MI. Karena dananya merupakan kumpulan dari dana banyak orang, maka Anda tidak perlu modal yang besar untuk berinvestasi disini.
Dengan membeli reksa dana, artinya Anda membayar orang yang ahli (manejer investasi/MI) untuk memainkan uang Anda di bidang yang Anda mau. Anda cukup memantau hasilnya melalui NAB (Nilai Aktiva Bersih) yang diumumkan oleh MI setiap sore. Biasanya ongkos yang diminta oleh manajer investasi berkisar 2% dari jumlah uang yang Anda tanamkan.
Resiko dari reksa dana bergantung dari bidang apa investasi Anda. Untuk investasi di bidang saham, tingkat resikonya tinggi. Namun hasilnya juga tinggi. Sementara untuk tingkat resiko menengahnya adalah investasi pendapatan tetap (obligasi). Apabila Anda ingin yang aman, Anda dapat mengikuti reksadana pasar uang. Dan satu hal lagi yang menjadi kelebihan dari reksa dana, yaitu produk investasi ini bukan objek pajak. Jadi Anda tidak terkena pajak untuk keuntungan yang Anda dapatkan dari reksa dana.
5. ASURANSI
Berbeda dari produk-produk investasi lainnya, asuransi tidak memiliki tingkat suku bunga. Asuransi hanya akan memberikan sejumlah uang kepada Anda apabila terjadi musibah dalam masa kontrak Anda dengan pihak asuransi. Jenis musibah yang dilindungi oleh asuransi juga terbatas, sesuai dengan kontrak Anda.
Apa manfaat dari asuransi? Bagi Anda yang telah berkeluarga, tentunya ada ketakutan yang melanda Anda apabila Anda terkena PHK. “Kalau saya tidak punya pekerjaan, anak saya nanti mau dikasih makan apa?” Ini baru kasus PHK loh. Setelah PHK Ayah atau Ibu masih bisa mencari pekerjaan lain untuk menghidupi anaknya. Kasus yang lebih parah adalah Ayah, yang bekerja untuk menghidupi keluarga, mengalami musibah hingga meninggal dunia. Disini keluarga yang ditinggalkan benar-benar tidak memiliki penghasilan lagi sehingga tidak bisa membayar biaya hidup. Nah, untuk melindungi keluarga dari resiko-resiko finansial seperti ini, maka diperlukan produk asuransi. Pada saat Ayah meningggal, pihak asuransi akan membayarkan sejumlah uang kepada keluarga yang ditinggalkan, uang inilah yang digunakan untuk membiayai biaya sehari-hari hingga keluarga bisa mandiri.
6. UNIT-LINKED
Unit-Linked adalah produk gabungan antara reksa dana dan asuransi. Sangat berguna bagi orang-orang yang tidak punya waktu ataupun tidak mau pusing mempelajari produk-produk investasi. Di produk ini Anda cukup mempercayakan kebutuhan investasi dan asuransi Anda pada pihak penjual produk (biasanya penjualnya adalah perusahaan asuransi). Pihak penjual biasanya memberikan ilustrasi kepada Anda mengenai jumlah uang yang harus Anda bayar secara bulanan dan jumlah uang hasil investasi Anda pada tahun-tahun berikutnya.
Kelemahan produk unit-linked ini adalah Anda harus membayar lebih mahal untuk biaya investasi Anda, sehingga hasilnya tidak setinggi Anda berinvestasi langsung ke reksa dana.
7. EMAS
Emas adalah produk investasi tradisional. Biasanya harga emas selalu naik, dan cenderung naik di atas inflasi, sehingga merupakan alat investasi yang aman. Pada saat terjadi krisis moneter, biasanya tingkat inflasi naik tinggi. Namun harga emas naik lebih tinggi lagi dari inflasi. Jadi Anda tidak akan rugi dalam berinvestasi di emas. Biasanya investasi emas dapat dilakukan dalam bentuk perhiasan emas, ataupun emas batangan.
Kelemahan dari investasi emas adalah, Anda harus menjaga secara fisik agar emas Anda selalu aman. Biasanya hal ini bisa dibantu dengan cara menyewa lemari penyimpanan barang berharga di bank.
Bagi yang ingin membeli emas batangan, usahakan membeli emas yang bersertifikat Aneka Tambang (ANTAM).
8. PROPERTI
Properti juga bisa dijadikan sebagai investasi. Perlu Anda ingat bahwa walaupun jumlah penduduk dunia ini meningkat sebanyak apapun, jumlah tanah selalu tetap. Oleh karena itu nilai tanah dan properti selalu naik.
Berapa tingkat kenaikan harga properti setiap tahunnya itu bergantung dari lokasi properti Anda. Properti yang lokasinya strategis, pada daerah yang sedang berkembang pesat, biasanya harganya akan meningkat tajam.
Untuk menambah keuntungan Anda di bidang properti, Anda dapat menyewakan properti Anda kepada orang lain. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan pendapatan sewa. Lumayan kan, sambil menunggu harga properti naik, dapat penghasilan sampingan.
Kelemahan dari properti adalah likuiditasnya yang sangat rendah. Untuk keseluruhan proses menjual sebuah rumah, diperlukan waktu kurang lebih 3 bulan. Jumlah pembelinya juga tidak banyak. Jadi apabila Anda menginvestasikan terlalu banyak uang Anda di bidang properti, Anda beresiko kekurangan uang kas pada masa-masa darurat.


Untuk mengenal lebih banyak mengenai produk-produk investasi ini, Anda perlu membaca buku-buku perencana keuangan, salah satunya adalah ebook saya “Keuangan Pribadi: Resep Rahasia Dibalik Kesuksesan Kaum Kaya” yang dijual secara online di:
http://www.keuanganpribadi.com

Baca selengkapnya..

5 TAHAPAN PERENCANAAN KEUANGAN (#3)

Sumber : http://www.keuanganpribadi.com
TAHAP PERENCANAAN KEUANGAN (3)
Kembali ke topik 5 Tahap Perencanaan Keuangan, dalam artikel-artikel sebelumnya saya sudah menyebutkan bahwa untuk melakukan perencanaan keuangan pribadi ataupun keluarga, kita harus melalui 5 tahap besar, yaitu:
1. Menentukan Tujuan Keuangan.
2. Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang.
3. Membuat Rencana Keuangan.
4. Melakukan Implementasi Dari Rencana Keuangan.
5. Monitor dan Evaluasi Berkala.
Dalam 2 artikel saya sebelum ini, saya sudah menjelaskan mengenai tahap pertama dan tahap kedua. Dalam kesempatan ini, kita akan membahas secara detil mengenai tahap ketiga, yaitu Membuat Rencana Keuangan.

Membuat Rencana Keuangan.
Tung Desem Waringin, dalam seminarnya Finansial Revolution mengatakan bahwa secara sederhana agar bisa menjadi kaya, apa yang harus kita lakukan adalah:
• Mengeluarkan lebih sedikit dari yang diterima (alias pengeluaran harus lebih sedikit daripada pendapatan)
• menginvestasikan selisihnya dan menginvestasikan ulang hasilnya untuk pertumbuhan bunga berbunga (compound interest)
Jadi disini kita melihat bahwa ada 2 langkah. Langkah pertama bisa dibantu dengan cara membuat Anggaran Pendapatan Pengeluaran Pribadi/Keluarga. Sementara untuk langkah kedua, kita akan membuat rencana keuangan untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan yang telah kita rumuskan sebelumnya.
Membuat Anggaran Pendapatan Pengeluaran Pribadi/Keluarga
Di tanggal tua seringkali kita mendengar keluhan bahwa uang sudah habis. Mesti menunggu gajian. Dan lucunya lagi, apabila kita tanyakan kenapa uangnya bisa habis? Bulan ini belanja apa saja? Kebanyakan orang tidak bisa menjawab. Mengapa? Karena pengeluaran tidak terkendali. Agar problem seperti ini tidak terjadi untuk keuangan kita, kita perlu alat bantu untuk mengontrol pengeluaran. Salah satunya adalah Anggaran Pendapatan Pengeluaran Pribadi/Keluarga.
Bagaimana cara membuat Anggaran? Gampang. Secara umum anggaran terbagi 2 bagian, yaitu PENDAPATAN dan PENGELUARAN. Pada bagian pendapatan, kita membuat daftar sumber-sumber penghasilan kita, beserta jumlahnya. Misalkan saja untuk keluarga Pak Budi adalah keluarga yang suami dan istrinya bekerja, ada 2 jenis pendapatan yaitu gaji suami dan gaji istri.
PENDAPATAN
1. Gaji Suami Rp. 4.000.000
2. Gaji Istri Rp. 3.000.000
=================================
Total Pendapatan Rp. 7.000.000
Nah, dari pendapatan ini, kita memberi jatah pengeluaran untuk masing-masing pos. Ada 12 pos pengeluaran yang lazim digunakan yaitu tabungan, makanan/kebutuhan harian, pakaian, pendidikan, kesehatan, transportasi, telekomunikasi, asuransi, pembayaran kredit, dan lain- lain.


Sebagai contoh:
PENGELUARAN:
Tabungan Rp. 700.000
Makanan/Kebutuhan Harian Rp. 1.500.000
Pakaian Rp. 400.000
Pendidikan Rp. 700.000
Kesehatan Rp. 450.000
Rekreasi Rp. 1.000.000
Transportasi Rp. 400.000
Telekomunikasi Rp. 450.000
Asuransi Rp. 500.000
Pembayaran Kredit Rp. 400.000
Lain-lain Rp. 500.000
======================================
Total Pengeluaran Rp. 7.000.000
Ini adalah pengeluaran yang anda RENCANAKAN. Nantinya, pengeluaran yang sebenarnya akan berbeda dari rencana Anda. Tugas Anda setelah ini adalah secara berkala mengawasi pengeluaran untuk masing-masing pos, agar tidak melenceng jauh dari rencana. Misalkan saja Anda merencanakan Rp. 1.000.000,- untuk pos pengeluaran rekreasi Anda. Pada tanggal 20, total pengeluaran Anda untuk rekreasi sudah mencapai Rp. 900.000, maka Anda harus mengurangi kegiatan rekreasi Anda atau setidaknya mencari kegiatan rekreasi yang tidak terlalu banyak menghabiskan uang. Sehingga Anda hanya menghabiskan Rp. 100.000 untuk kegiatan rekreasi hingga akhir bulan. Jadi disini pengeluaran untuk pos rekreasi akan sesuai dengan anggaran Anda.
Perlu diingat bahwa dalam membuat anggaran, taruhlah TABUNGAN pada pengeluaran paling atas. Mengapa? Sebab pengeluaran manusia itu sifatnya flexible, bisa diperbesar maupun diperkecil. Namun, ada kecenderungan untuk menghabiskan seluruh uang yang ada. Oleh karena itu, sejak awal berilah jatah pada tabungan. Setelah itu baru lakukan perhitungan untuk pos pos pengeluaran lainnya. Begitu gajian, langsung pindahkan jatah tabungan Anda ke sebuah rekening yang khusus tabungan. Rekening tabungan ini tidak boleh ditarik lagi kecuali keadaan darurat.
Untuk berhasil melaksanakan langkah pertama untuk menjadi kaya seperti yang disebutkan oleh Tung Desem Waringin, Anda harus bisa menyisihkan minimal 10% dari pendapatan Anda untuk ditabung. Nantinya tabungan inilah yang akan kita gunakan untuk langkah kedua, berinvestasi dengan konsep compound interest.
Berinvestasi dengan Konsep Compound Interest
Albert Einstein, ilmuwan paling jenis di dunia, mengatakan bahwa salah satu keajaiban dunia adalah compound interest. Wah, kenapa begitu?
Katakanlah sekarang kita memiliki uang menganggur sebesar Rp. 1.000.000. Uang ini kita tabung dengan bunga sebesar 6% per tahun. Di tahun mendatang, kita mendapatkan bunga sebesar:
Bunga = Rp. 1.000.000 * 6%
Bunga = Rp. 60.000
Nah, bunga ini kita masukan kembali ke dalam tabungan sehingga turut berbunga. Pada tahun kedua, bunga kita menjadi :
Bunga = Rp. 1.060.000 * 6%
Bunga = Rp. 63.600
Perhatikan bahwa bunga yang kita dapatkan pada tahun pertama, kita investasikan ulang ke tabungan kita. Jadi bunga kita akan turut berbunga, sehingga terjadi pertambahan bunga sebesar Rp. 3.600,-. Ajaibnya, bunga yang turut berbunga ini akan menyebabkan pertumbuhan yang luar biasa pada tabungan kita. Dalam waktu 12 tahun, tabungan kita akan menjadi Rp. 2.012.196,- atau menjadi 2 kali lipat jumlah awal. Dan kalau dibiarkan 12 tahun lagi, maka tabungan ini akan berkembang menjadi 2 kali lipat lagi, alias Rp. 4.048.934,-. Pertumbuhan investasi seperti inilah yang disebut dengan compound interest. Ingat, bunga yang kita dapat harus diinvestasikan kembali.
Konsep compound interest inilah yang akan kita gunakan dalam menyusun rencana keuangan untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah kita tetapkan sebelumnya. Sebagai contoh, misalkan Pak Budi hendak membuat rencana keuangan untuk mendanai kuliah anaknya. Untuk membayar uang masuk kuliah anaknya, Pak Budi membutuhkan uang sebesar Rp. 20.000.000,-. Berapakah jumlah uang yang harus disisihkan oleh Pak Budi setiap bulannya?
NB: Untuk menyederhanakan perhitungan dalam contoh, kita menganggap bahwa uang masuk kuliah tidak mengalami inflasi. Apabila Anda tertarik untuk mendapatkan perhitungan yang lebih canggih dan lebih akurat, silahkan baca ebook saya “Tips dan Trik Membuat Rencana Keuangan Pribadi Menggunakan Excel”.
Perhitungan compound interest sangat rumit. Di kuliah-kuliah, biasanya mahasiswa diajarkan untuk melakukan perhitungan dengan cara menggunakan tabel. Di dunia bisnis, biasanya orang membeli kalkulator finansial, yang memiliki fungsi-fungsi khusus untuk melakukan perhitungan compound interest. Bagi Anda yang memiliki komputer, Anda beruntung! Komputer Anda dapat melakukan perhitungan compound interest dengan cepat dan mudah! Caranya? Gunakan aplikasi Excel. Untuk menjawab pertanyaan pada contoh soal terakhir, silahkan download worksheet Excel yang telah saya sediakan di:
http://www.keuanganpribadi.com/dl/pendidikan.xls
Silahkan buka file excel yang telah saya sediakan. Pada worksheet tersebut, Anda dapat melihat sebuah tabel, dimana bagian horizontal menunjukan berapa lama waktu yang Anda punya. Sementara bagian vertikalnya menunjukkan berapa tingkat suku bunga investasi Anda.
Untuk menjawab pertanyaan Pak Budi, kita memerlukan 2 buah data lagi yaitu:
• Berapa lama waktu yang dimiliki oleh Pak Budi?
• Apakah produk investasi yang digunakan? Berapa tingkat return/bunganya?
Biasanya seorang anak akan memasuki kuliah pada usia 18 tahun. Jadi andaikata sekarang anak Pak Budi berusia 10 tahun, maka Pak Budi masih memiliki waktu sebanyak 8 tahun untuk berinvestasi. Sekarang kita lihat dalam worksheet. Data jumlah uang yang perlu ditabung oleh Pak Budi, apabila jangka waktu menabungnya adalah 8 tahun, berada pada kolum I.
• Apabila Pak Budi menggunakan produk deposito dengan tingkat suku bunga sekitar 5% per tahun, maka Pak Budi harus menabung sebesar Rp. 169.865 per bulannya.
• Apabila Pak Budi menggunakan produk reksa dana pasar uang dengan tingkat return sekitar 8% per tahun, maka Pak Budi harus menabung sebesar Rp. 149.400 per bulan.
• Apabila Pak Budi menggunakan produk reksa dana saham dengan tingkat return sekitar 20% per tahun, maka Pak Budi harus menabung sebesar Rp. 85.731 per bulan.
Apakah kesimpulan yang dapat Anda tarik dari data yang ditunjukan oleh worksheet diatas? Bahwa, SEMAKIN TINGGI TINGKAT SUKU BUNGA, maka jumlah uang yang perlu ditabung per bulannya menjadi SEMAKIN KECIL. Perlu diingat disini bahwa produk investasi yang tingkat suku bunganya tinggi biasanya diikuti dengan tingkat resiko yang tinggi juga. Apakah Anda siap untuk menanggung resiko investasi?
Nah sekarang, bagaimana jika ceritanya Pak Budi menunda investasi untuk dana pendidikan anaknya? Katakanlah tabungan untuk pendidikan ini ditunda selama 3 tahun. Sekarang Pak Budi hanya memiliki waktu 5 tahun untuk menyiapkan dana pendidikan anaknya. Berapakah jumlah uang yang perlu ditabung per bulannya? Jawabannya bisa dilihat pada worksheet yang saya sediakan, pada kolum H.
• Apabila Pak Budi menggunakan produk deposito dengan tingkat suku bunga sekitar 5% per tahun, maka Pak Budi harus menabung sebesar Rp. 294.091 per bulannya.
• Apabila Pak Budi menggunakan produk reksa dana pasar uang dengan tingkat return sekitar 8% per tahun, maka Pak Budi harus menabung sebesar Rp. 272.195 per bulan.
• Apabila Pak Budi menggunakan produk reksa dana saham dengan tingkat return sekitar 20% per tahun, maka Pak Budi harus menabung sebesar Rp. 196.544 per bulan.
Sekarang kita analisa kembali jawaban yang sekarang dengan jawaban sebelumnya. Untuk tingkat suku bunga yang sama-sama 5% per tahun, apabila jangka waktu yang tersedia 8 tahun, maka jumlah yang harus ditabung adalah Rp. 169.865,- per bulan. Namun apabila jangka waktu yang tersedia hanya 5 tahun, maka jumlah yang harus ditabung meningkat menjadi Rp. 294.091,-. Jumlah yang harus Pak Budi bayar hampir 2 kali lebih mahal. Artinya? Setiap penundaan terhadap investasi, menyebabkan Anda harus membayar LEBIH MAHAL untuk mencapai tujuan Anda. Perlu diingat bahwa dalam investasi, WAKTU ADALAH TEMAN ANDA. Semakin lama jangka waktu Anda berinvestasi, maka beban yang harus Anda tanggung akan menjadi semakin ringan. Mulailah
berinvestasi sekarang juga.
Membuat Sendiri Rencana Keuangan Pribadi Anda
Jasa konsultasi perencana keuangan untuk merancang rencana keuangan Anda lumayan mahal.
“Terus bagaimana donk cara saya merencanakan keuangan saya?”
Jangan khawatir. Dalam ebook saya yang berjudul “Tips dan Trik Membuat Rencana Keuangan Pribadi Menggunakan Excel”, saya mengajarkan Anda cara membuat berbagai macam rencana keuangan dengan menggunakan rumus-rumus yang telah tersedia pada Excel. Saya juga telah menyiapkan banyak worksheet yang dalam kondisi siap pakai (seperti worksheet yang saya sediakan untuk artikel ini), antara lain :
• Menghitung nilai tabungan di masa depan.
• Rencana pensiun.
• Rencana dana pendidikan anak.
• Perhitungan bunga hutang.
• Perhitungan investasi obligasi.
• dan masih banyak lagi.
Anda dapat melakukan perhitungan untuk rencana keuangan Anda secara gampang dan hanya dalam hitungan detik!
Bagaimana cara mendapatkan ebook ini? Kabar gembira untuk Anda. Kami mengadakan promosi pemberian ebook ini secara GRATIS untuk setiap pembelian ebook “Keuangan Pribadi: Resep Rahasia Dibalik Kesuksesan Kaum Kaya”. HADIAH LANGSUNG TANPA DIUNDI. Bahkan kami juga menyediakan 2 ebook lain sebagai bonus tambahan, yaitu ebook “Check-Up Finansial” yang telah saya sebutkan dalam artikel sebelumnya dan ebook “Panduan Investasi: ORI-002″. Segeralah memesan sebelum kehabisan! Kunjungi:
http://www.keuanganpribadi.com

Baca selengkapnya..

5 TAHAPAN PERENCANAAN KEUANGAN (#2)

Sumber : http://www.keuanganpribadi.com
TAHAP PERENCANAAN KEUANGAN (2)

Dalam posting sebelumnya, telah dibahas bahwa dalam proses perencanaan keuangan, kita perlu melalui 5 tahap penting, yaitu:
1. Menentukan Tujuan Keuangan.
2. Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang.
3. Membuat Rencana Keuangan.
4. Melakukan Implementasi Dari Rencana Keuangan.
5. Monitor dan Evaluasi Berkala.
Minggu lalu saya telah membahas mengenai tahap pertama (menentukan tujuan keuangan). Dalam kesempatan ini, saya akan membahas tahap kedua dari perencanaan keuangan, yaitu Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang.



Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang
Pernahkah Anda melihat denah informasi di pusat perbelanjaan? Biasanya denah ini menggambarkan struktur dari bangunan yang bersangkutan beserta daftar nama toko yang beroperasi di pusat perbelanjaan tersebut.
Nah, tahukah Anda apa salah satu unsur dari denah tersebut yang paling penting buat Anda? Setiap kali Anda melihat denah, Anda harus mencari tanda “ANDA SEDANG BERADA DISINI“. Dengan adanya tanda tersebut, maka Anda dapat mengetahui posisi Anda dalam denah tersebut. Tanpa ada tanda “ANDA SEDANG BERADA DISINI”, denah ini tidak akan berguna buat Anda walaupun Anda menghafal mati isi denah tersebut.
Sama halnya dengan keuangan. Setelah merumuskan tujuan keuangan yang ingin Anda capai, Anda harus mengetahui dimana posisi keuangan Anda pada saat ini. Setelah mengetahui posisi keuangan sekarang, dan mengetahui tujuan yang hendak kita tuju, barulah kita bisa membuat rencana untuk kehidupan finansial kita.
Bagaimana cara mengetahui posisi keuangan kita pada saat ini? Nah, untuk mengetahui posisi keuangan untuk pribadi atau keluarga dengan bantuan 2 laporan, yaitu laporan kekayaan bersih (neraca) dan laporan arus kas.
1. Laporan Kekayaan Bersih (Neraca)
“Lahan tetangga kelihatan lebih hijau”. Istilah ini pasti sudah sering terdengar dalam pergaulan kita. Apa maksudnya? Misalkan saja begini. Anda melihat ke salah satu tetangga Anda. Rumahnya sangat besar. Ada kolah renang di dalamnya. Mobil koleksinya saja ada 5, semuanya merk terkenal. Wuah, dalam pikiran Anda, orang ini PASTI ORANG KAYA. Padahal, disini Anda hanya melihat tetangga Anda dari sisi harta saja. Sebenarnya tetangga ini belum tentu lebih kaya dari Anda.
“Bagimana mungkin orang yang memiliki harta sebanyak itu BUKAN ORANG KAYA?” Eits, jangan salah! Di jaman yang serba canggih ini, segalanya bisa dibayar secara kredit. Rumah bisa dibeli pakai kredit, mobil juga. Bahkan kebutuhan sehari-hari saja bisa hutang dulu melalui kartu kredit. Kemudahan kredit ada dimana-mana.
Nah, untuk melihat apakah seseorang itu benar-benar kaya atau tidak, kita harus menghitung jumlah hartanya dikurangi dengan jumlah hutangnya. Misalkan Mr. X memiliki mobil Kijang yang nilainya sekitar Rp. 150.000.000,-. Mobil ini dibelinya secara kredit, dengan sisa angsuran Rp. 8.000.000,- sebanyak 10 kali.
Jadi kekayaan Mr.X yang sebenarnya dari mobil Kijangnya adalah:
= Rp. 150.000.000,- - (10 x Rp. 8.000.000,-)
= Rp. 70.000.000,-
Nilai ini biasanya disebut dengan nama kekayaan bersih. Kekayaan bersih menggambarkan nilai kekayaan yang sebenarnya dari seseorang. Cara menghitungnya cukup sederhana, jumlahkan semua harta Anda lalu kurangi dengan jumlah seluruh hutang Anda.
Laporan Kekayaan Bersih merupakan potret dari kondisi keuangan Anda pada saat itu. Dalam kondisi normal, nilai kekayaan bersih seseorang adalah:
= Usia x penghasilan tahunan / 10
Misalkan Mr.X berpenghasilan Rp. 60.000.000,- per tahun, sementara umurnya adalah 30 tahun, maka seharusnya nilai kekayaan bersih Mr.X adalah:
= 30 x Rp. 60.000.000,- / 10
= Rp. 180.000.000,-

Apabila setelah dihitung-hitung, ternyata nilai kekayaan bersih pada laporan Mr.X berada dibawah Rp. 180.000.000,-, berarti Mr. X tidak dapat mengelola keuangan pribadinya dengan baik. Disarankan Mr. X menghubungi perencana keuangan untuk mendapatkan konsultasi mengenai cara-cara mengelola keuangan.
2. Laporan Arus Kas
Kalau kita hendak membicarakan arus kas, kita mesti membayangkan sebuah ember yang bagian bawahnya penuh dengan lubang. Kemudian bayangkan apabila ada air yang dituangkan dari atas ember. Apa yang terjadi? Untuk sementara ember akan menampung air tersebut, namun hal ini tidak berlangsung lama. Dalam waktu singkat, air akan keluar melalui lubang-lubang pada bagian bawah ember.
Nah, dalam perumpamaan ini, kita adalah ember yang bocor. Sementara air adalah uang. Setiap bulan kita menerima gaji. Dalam perumpamaannya, setiap bulan ember diisikan dengan air. Namun, karena embernya bocor, perlahan-lahan air keluar dari lubang-lubang bagian bawahnya. Begitu juga dengan kita. Uang akan keluar dari kantong kita melalui pos-pos pengeluaran, seperti untuk makanan, biaya perumahan, transportasi, pendidikan, kesehatan, hiburan, dan lain-lain.
Sekarang pertanyaannya, berapa lama uang akan mengendap dalam kantong kita? Lubang pengeluaran mana yang paling banyak menghabiskan uang kita? Seberapa banyak dari uang kita yang sanggup kita tabung atau investasikan untuk keperluan di masa depan?
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti inilah, maka kita membuat laporan arus kas.
Secara umum laporan arus kas terdiri dari 2 bagian, yaitu Arus Kas Masuk (pendapatan), dan Arus Kas Keluar (pengeluaran). Pada bagian Arus Kas Masuk, kita menuliskan pendapatan-pendapatan kita seperti gaji, tunjangan, bonus, atau mungkin ada pendapatan dari pekerjaan sampingan.
Sementara pada Arus Kas Keluar terdiri dari 3 bagian. Bagian pertama adalah pengeluaran untuk tabungan atau investasi. Bagian keduanya adalah pengeluaran untuk biaya tetap (biaya yang setiap bulan harus kita bayar dalam nilai yang sama), misalnya KPR, KPM, iuran TV, Premi Asuransi, dan lain-lain. Sementara bagian ketiga adalah pos-pos pengeluaran kita seperti makanan, pakaian, transportasi, hiburan, kesehatan, pendidikan, pembayaran kartu kredit dan lain-lain.
Ingat, prinsip dasar dari keuangan adalah “Pendapatan harus lebih besar daripada pengeluaran”. Apakah hal ini benar-benar terjadi pada arus kas Anda?
3. Rasio Keuangan
Setelah membuat kedua jenis laporan diatas, kita dapat melakukan analisa terhadap kondisi keuangan kita melalui rasio-rasio keuangan. Ada 8 buah rasio yang lazim digunakan dalam menganalisa keuangan pribadi ataupun keluarga, yaitu:
- Rasio Likuiditas
- Rasio Aset Likuid terhadap Kekayaan Bersih
- Rasio Tabungan
- Rasio Perbandingan Nilai Bersih Aset Investasi terhadap Nilai Bersih Kekayaan
- Rasio Perbandingan Hutang Terhadap Asset
- Rasio Rasio Kemampuan Pelunasan Hutang
- Rasio Rasio Kemampuan Pelunasan Hutang Non Hipotek
- Rasio Solvabilitas


Rasio-rasio ini dapat mendeteksi penyakit-penyakit finansial seperti:
- Resiko kekurangan uang kas
- Terlalu banyak hutang
- Terlalu boros atau terlalu pelit
- Gejala kebangkrutan
Dalam kesempatan ini saya tidak sempat membahas kedelapan rasio yang ada, namun sebagai contoh mari kita ambil salah satu rasio yang mudah dan menarik, yaitu rasio tabungan. Rasio tabungan menunjukan seberapa banyak dari pendapatan Anda yang dapat Anda tabung atau investasikan. Cara menghitungnya cukup sederhana, yaitu bagikan jumlah uang yang berhasil Anda tabung dengan total pendapatan Anda.
Sebagai contoh, misalkan Mr.X mendapatkan gaji sebesar Rp. 6.000.000,-. Dalam bulan tersebut, Mr.X menabung sebesar Rp. 300.000,-. Maka rasio tabungan Mr.X adalah:
= Rp. 300.000,- / Rp. 6.000.000,- * 100%
= 5%
Angka yang normal untuk rasio tabungan adalah 10%-30%. Rasio Mr.X berada dibawah normal, artinya Mr.X tidak pandai menabung alias terlalu boros. Dengan menyadari bahwa rasio tabungannnya terlalu rendah, diharapkan Mr.X dapat lebih berhati-hati dalam berbelanja di bulan berikutnya sehingga lebih banyak uang yang bisa ditabung.
Yang menarik juga dari rasio tabungan adalah, ternyata ada orang-orang yang menabung lebih besar dari 30% total pendapatannya. Dan yang lebih menariknya lagi, ternyata dalam ilmu keuangan, orang-orang seperti ini ternyata tidak sehat secara finansial. Mengapa? Karena terlalu hemat, hingga akhirnya malah menjadi terlalu pelit. Orang-orang seperti ini tidak pernah menikmati uang yang telah secara susah payah dikumpulkan olehnya.
Jadi disini yang perlu Anda ingat adalah bahwa dalam mengelola keuangan, Anda harus bisa menyisihkan sebagian pendapatan Anda untuk digunakan di masa depan. Minimal adalah 10%. Namun, disisi lain, Anda juga harus bisa menikmati uang yang telah berhasil Anda dapatkan. Jangan semuanya disimpan buat masa depan. Jadi nilai maksimal yang sebaiknya ditabung adalah 30% dari total pendapatan Anda.
4. Panduan Check-Up Finansial
Untuk membantu Anda menganalisa kondisi keuangan sekarang, saya telah menyediakan panduan “Check-Up Finansial”. Panduan ini dengan lebih detil menjelaskan step-by-step cara membuat laporan kekayaan bersih dan laporan arus kas.
Agar mempermudah Anda untuk melaksanakan tahap ini, saya bahkan sudah menyiapkan Worksheet Excel yang siap untuk dipakai. Anda tinggal memasukan angka-angka ke dalam laporan dalam worksheet, dan dalam waktu singkat worksheet akan menampilkan rasio-rasio keuangan Anda. Setiap rasio akan diikuti dengan nilai normalnya, sehingga Anda dapat dengan cepat menangkap apakah keuangan Anda dalam kondisi normal atau dalam kondisi beresiko.
Bahkan, apabila Anda masih kurang mengerti atau masih ragu mengenai hasil analisa worksheet ini, saya akan membantu Anda. Setiap pembeli panduan saya mendapatkan bonus GRATIS satu kali konsultasi analisa keuangan. Kirimkan worksheet ini ke email saya. Saya akan menganalisakan keuangan Anda.

Baca selengkapnya..

5 TAHAPAN PERENCANAAN KEUANGAN (#1)



Sumber : http://www.keuanganpribadi.com
TAHAP PERENCANAAN KEUANGAN (1)

Siapa sih yang tidak mau hidup sejahtera, terbebas dari masalah keuangan? Hal ini dapat Anda capai melalui perencanaan keuangan.
Bagaimana caranya? Ada 5 tahap penting yang perlu Anda lakukan dalam perencanaan keuangan, yaitu:
1. Menentukan Tujuan Keuangan.
2. Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang.
3. Membuat Rencana Keuangan.
4. Melakukan Implementasi Dari Rencana Keuangan.
5. Monitor dan Evaluasi Berkala.
Masing-masing tahap akan saya bahas dalam artikel yang terpisah. Dalam kesempatan ini saya akan membahas secara detail mengenai tahap pertama.
Menentukan Tujuan Keuangan.
Dalam buku “7 Habits of Highly Efective People”, Steven R. Covey menyebutkan bahwa salah satu kebiasaan orang yang efektif adalah “Memulai dari Akhir”. Kebiasaan ini juga kita terapkan untuk perencaaan keuangan kita. Sejak tahap pertama kali merencanakan keuangan, kita harus menentukan apa sih tujuan terakhir yang kita inginkan dari uang kita.
Mengapa harus memulai dari tujuan? Analoginya adalah seperti ini. Bayangkan bila kebetulan Anda memiliki waktu luang di hari Minggu, dan Anda hendak menghabiskannya di luar rumah. Awalnya Anda masih tidak memiliki tujuan yang jelas, yang penting bagi Anda adalah jalan-jalan di luar rumah saja. Jadi Anda keluar dari rumah, mengendarai mobil Anda tanpa arah yang pasti. Nah, di tengah jalan tiba-tiba baru Anda kepikir, oh iya minggu lalu saya ingin ke Mall A untuk membeli sesuatu. Namun karena Anda sudah menghabiskan banyak waktu untuk jalan-jalan tanpa tujuan, apalagi kalau posisi Anda sekarang justru lebih jauh dari Mall A, Anda akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk menuju Mall A.
Lain ceritanya bila sejak awal Anda masuk ke mobil, Anda sudah memiliki tujuan. “Saya ingin ke Mall A”. Pada saat itu juga Anda akan “merencanakan” jalan mana yang paling cepat untuk menuju ke Mall A. Anda akan tiba ke Mall A jauh lebih cepat daripada cerita sebelumnya.
Begitu pula ceritanya dengan keuangan kita. Apabila sejak awal kita sudah menentukan apa saja sih tujuan yang ingin kita capai dengan uang yang kita miliki, kita dapat membuat rencana keuangan yang sesuai, mengimplementasikannya sehingga akhirnya tujuan kita bisa tercapai dalam waktu yang lebih cepat.
Apa saja sih tujuan keuangan? Berikut adalah tujuan-tujuan keuangan jangka panjang:
1. Dana untuk membiayai pensiun dengan gaya hidup yang diinginkan.
2. Dana untuk membiayai pendidikan anak.
3. Perlindungan keluarga dari resiko finansial.
4. Warisan untuk anak.
5. Penghematan pajak.

Selain itu, juga ada tujuan-tujuan keuangan untuk jangka pendek, seperti:
1. Membeli asset seperti rumah, mobil, elektronik, dan lain-lain.
2. Rencana liburan akhir tahun.
Ingat, kita harus SMART dalam menentukan tujuan keuangan kita.
Spesifik, Measurable, Achievable, Realistik dan Time-Frame.
1. Spesifik artinya kita harus dapat membayangkan tujuan kita secara detail. Misalkan untuk dana pendidikan anak, kita harus sudah dapat memperkirakan ke universitas mana anak kita akan mengambil gelar sarjana. Untuk dana pensiun kita harus sudah dapat membayangkan bagaimana kehidupan yang kita inginkan pada saat kita tua nanti.
2. Measurable artinya dapat diukur, dalam hal ini alat ukurnya adalah mata uang. Misalkan saja kita ingin membuat rencana untuk liburan akhir tahun, kita harus memperkirakan berapa banyak uang yang akan dibutuhkan untuk liburan kita nanti.
3. Achievable berarti dapat kita capai. Agar tidak menjadi pungguk yang merindukan bulan, sebaiknya tujuan keuangan disesuaikan dengan kemampuan keuangan kita.
4. Realitik berarti tujuan kita masuk akal, bukan merupakan khayalan yang tidak dapat diwujudkan dalam dunia nyata.
5. Time Frame berarti kita harus memiliki jangka waktu yang jelas untuk mencapainya. Misalkan saja untuk dana pendidikan anak, kita harus tahu jelas kapan sang anak akan masuk ke universitas. Untuk rencana pensiun kita harus tahu pada umur berapa kita akan pensiun.
Tuliskanlah tujuan-tujuan keuangan yang Anda inginkan pada kertas, dan kemudian baca kembali tulisan Anda. Beri nomor urut pada tujuan-tujuan tersebut berdasarkan hal mana yang paling penting untuk Anda. Misalkan Anda menganggap anak Anda paling berharga untuk Anda, mungkin saja Anda memberikan nomor satu untuk dana pendidikan anak, kemudian nomor dua untuk perlindungan keluarga dari resiko finansial.
Mengapa perlu memberi nomor urut pada tujuan finansial? Karena keterbatasan pendapatan, ada kemungkinan kita TIDAK BISA mewujudkan seluruh tujuan finansial kita. Jadi kita hanya bisa memilih tujuan mana yang paling penting untuk kita. Untuk itulah gunanya nomor urut. Nantinya dalam membuat rencana, kita akan memulai dari tujuan yang paling penting. Tujuan dengan nomor urut satu. Setelah rencana untuk tujuan pertama ini bisa tercapai, dan masih ada uang tersisa, baru kita membuat rencana untuk tujuan kedua. Dan begitu seterusnya.

Baca selengkapnya..

14 Juni, 2009

Benarkah NAPOLEON BONAPARTE seorang MUSLIM?

Lukisan: Napoleon Bonaparte, Kaisar Prancis terkenal

“Saya meramalkan bahwa tidak lama lagi akan dapat dipersatukan umat manusia yang berakal dan berpendidikan tinggi untuk menjunjung satu kesatuan kekuasaan yang berdasarkan prinsip–prinsip ajaran Islam, karena hanya al- Qur’anlah satu-satunya sumber kebenaran yang mampu memimpin manusia kepada kebahagiaan.”
Sewajarnya ungkapan optimisme ini muncul dari para tokoh pergerakan Islam. Tapi yang satu ini ternyata bukan! Statement lugas ini diungkap bukan oleh para aktivis. Bukan pula para ulama, kyai dan cendekiawan. Mungkin kita bertanya-tanya, gerangan siapakah yang begitu berani melontarkan statement bermuatan sara seperti itu? Atau mungkin kita lebih tidak percaya lagi karena yang mengucapkan kata-kata tersebut adalah Napoleon Bonaparte!

“Agama-agama itu selalu didasarkan pada hal-hal yang ajaib, seperti halnya Trinitas yang sulit dipahami. Yesus memanggil dirinya sebagai anak Tuhan, padahal ia keturunan Daud. Saya lebih meyakini agama yang dibawa oleh Muhammad. Islam terhindar jauh dari kelucuan-kelucuan ritual seperti yang terdapat di dalam agama kita (Kristen); Bangsa Turki juga menyebut kita sebagai orang-orang penyembah berhala dan dewa.”
“Dengan penuh kepastian saya telah mengatakan kepada Anda semua pada kesempatan yang berbeda, dan saya harus memperjelas lagi kepada Anda di setiap ceramah, bahwa saya adalah seorang Muslim, dan saya memuliakan nabi Muhammad serta mencintai orang-orang Islam.”
Tokoh istimewa ini begitu popular dalam sejarah sehingga namanya tercantum dalam urutan ke-34 dari ‘Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh Di Dunia’ (Buku tulisan Micheal H. Hart yang meletakkan Rasulullah saw menduduki tempat teratas dalam urutan itu).
Napoleon Bonaparte, namanya tercatat di semua buku sejarah dunia. Setelah ratusan tahun lamanya Perancis dipimpin oleh raja-raja, Napoleon Bonaparte merupakan pemimipin Perancis pertama yang bergelar Kaisar (the emperor of French), ia memerintah pada tahun 1804-1814 dan 1815. Pada masa jayanya, Napoleon Bonaparte mungkin salah satu pemimpi paling besar sepanjang sejarah manusia. Melalui kharismanya yang disertai kerja keras dan ambisi gilanya, ia bertekad mewujudkan mimpinya menguasai seluruh Eropa. Mimpinya hampir saja terwujud, karena seluruh daratan Eropa nyaris dikuasai bahkan Asia Barat, termasuk Mesir dan Palestina. Napoleon memang cinta pada kekuasaan, yang ia ibaratkan, seperti seorang musisi mencintai biolanya.
Modal intelejensi yang tinggi dia buktikan dengan kemahirannya mengatur strategi perang yang jitu. Dia juga memiliki pengetahuan politik yang mumpuni, hingga menjadi Kaisar tanpa begitu banyak pertumpahan darah di dalam negeri. Dan yang paling penting, kharismanya hingga sekarang masih menyedot perhatian rakyat Perancis.
Napoleon lahir dari keluarga petani anggur di Ajaccio (Aiacciu) atau disebut Ajax dalam bahasa Latin di Pulau Corsica yang terletak di bagian tenggara Perancis pada 15 Agustus 1769. Pulau Corsica berada di bawah jajahan Perancis yang merupakan pulau keempat terbesar setelah Pulau Sicily, Sardinia dan Cyprus di Laut Mediterranean.
Kopral Kecil (”Le petit caporal”) –demikian julukannya karena bertubuh pendek dibanding rata-rata orang Eropa– mengawali karir militer dengan menjadi perwira artileri. Ia kemudian berhasil memadamkan pemberontakan terhadap Konvensi Nasional di Paris pada tahun 1795. Dalam penaklukan Italia dari 1796 hingga 1797, Napoleon mengalahkan pasukan Austria yang saat itu menguasai sebagian Italia. Akan tetapi, upaya menaklukkan Mesir kandas setelah armadanya dilumpuhkan oleh armada Inggris di bawah Laksamana Nelson pada 1798. Walau begitu, di mata rakyat Prancis, Napoleon adalah pahlawan dan diharapkan mengembalikan kejayaan negaranya yang memudar akibat ketamakan Raja Louis XIV yang mempunyai semboyan: “L`Etat Cest Moi” atau “Negara adalah Saya”.
Setelah dukungan rakyat dan prajurit berada di genggaman tangan, Napoleon pun menggulingkan pemerintah Prancis pada 1799. Napoleon menjadi Konsul Pertama dan mengangkat dirinya sebagai kaisar. Sedangkan jasa yang terbesar bagi negaranya adalah kodifikasi hukum yang dikenal sebagai Code Napoleon–yang hingga kini masih menjadi dasar hukum Prancis.
Peperangan demi peperangan dimenangkan Napoleon dengan gemilang pada rentang 1800 hingga 1808. Dengan enteng pula Napoleon menentukan batas-batas negara yang tentunya menguntungkan pihak Prancis. Kegemilangan Napoleon memang tak terlepas dari sejumlah strategi jitu yang diterapkan. Menurut buku bertajuk Napoleon Expansionist, taktik perang Napoleon bertumpukan ajaran perang klasik gubahan Sun Tzu. Satu di antara taktik jitu Napoleon adalah membiarkan ratusan prajuritnya di garis terdepan mati di ujung meriam pasukan musuh. Sedangkan ribuan tentara Napoleon lainnya berlindung di tubuh pasukan yang mati tadi.
Sukses Napoleon di medan perang jelas mengangkat Prancis menjadi kekuatan utama di Eropa sekalipun penyerbuannya ke Rusia pada 1812 mengalami kegagalan. Namun, dua tahun kemudian, arus balik menghantam Napoleon. Ia beserta pasukannya mulai menderita kekalahan demi kekalahan. Napoleon akhirnya ditangkap dan diasingkan ke Pulau Elba, bagian barat Samudra Pasifik.
Akan tetapi, Napoleon dengan bantuan sejumlah pendukung setianya berhasil melarikan diri. Berita lolosnya Sang Kaisar, membuat ribuan prajurit Napoleon yang setia kembali menyiapkan senjata. Mereka pun menyambut gembira kedatangan Napoleon di Prancis. Tak lama kemudian, Napoleon kembali menabuh genderang perang dan maju ke medan laga melawan pasukan koalisi pimpinan Inggris dan Austria.
Di medan laga, pasukan Napoleon hampir memenangkan pertempuran. Sayang, tentara Napoleon kekurangan perbekalan makanan. Padahal, serdadu koalisi pimpinan Duke of Wellington, bangsawan Inggris, sudah putus asa menghadapi kegigihan tentara Napoleon. Dan, Napoleon kembali kalah!
Sebagai hukuman, Napoleon dihilangkan hak menetapnya di Perancis. Dia dibuang ke Pulau Saint Helena yang terletak di bagian timur Afrika. Ribuan prajurit maupun rakyat Prancis pun bercucuran air mata ketika menyaksikan Napoleon dikapalkan untuk dibuang ke pulau tersebut.
Kaisar Perancis yang sempat menikmati masa-masa kejayaan dengan menguasai hampir seluruh daratan Eropa itu dikucilkan di pulau terpencil di Samudera Atlantik bagian selatan. Enam tahun kemudian, Bonaparte menghembuskan napas terakhirnya di usia 52 tahun.
Otopsi yang dilakukan saat itu menunjukkan bahwa kanker usus menjadi penyebab kematiannya. Namun, sejumlah racun arsen yang ditemukan pada tahun 1961 di rambutnya memicu kontroversi bahwa ia diracun. Alasan ini masuk akal sebab pengaruhnya di Eropa masih sangat besar sehingga dikhawatirkan akan memberontak jika ia lepas kembali seperti yang dilakukan sebelumnya saat dikucilkan pertama kali di Pulau Elba. Tapi, semua itu baru sebatas spekulasi.
Untuk menguak teka-teki tersebut, sejumlah peneliti dari Universitas Texas Barat Daya mempelajari catatan medis dokter yang memeriksanya saat itu, mengumpulkan laporan saksi mata dan sejarah kesehatan keluarganya, serta membandingkannya dengan teknik otopsi modern. Hasilnya menunjukkan, pendarahan usus mungkin faktor utama penyebab kematian secara mendadak itu.
“Meski ia lepas dari pulau tersebut, kondisi tubuhnya tidak akan mendukung. Kalaupun diobati sekarang, ia hanya tahan setahun,” kata peneliti utamanya Robert Genta yang melaporkan hasil penelitiannya dalam Nature Clinical Practice Gastroenterology and Hepatology edisi Januari. Ia mengatakan, dengan teknik pembedahan dan kemoterapi sekalipun, pasien dengan kanker usus seperti dia akan sulit diobati. Deskripsi asli otoposinya menggambarkan betapa buruknya penyakit kanker yang dideritanya, dengan dua luka total sepanjang 10 centimeter, dari sebuah luka di lambung serta sebuah luka di antara dinding lambung dan hati.
Dengan membandingkan variasi 50 foto tukak lambung dan 50 foto kanker usus, para peneliti yakin bahwa yang diderita Bonaparte termasuk kanker. Dari ukurannya saja, ujar Genta, bisa diperkirakan bahwa itu kanker. Tapi, kanker tersebut berawal dari tukak lambung yang terinfeksi. Makanan yang diasinkan tanpa buah segar dan sayuran, yang menjadi menu tentara pada umumnya, turut memperparah risiko kanker ususnya. Bisa dibayangkan bagaimana penderitaan Bonaparte saat kanker yang menyerang tubuhnya mulai menjalar ke organ lainnya sampai ajal menjemput.
Namun pertanyaan besarnya adalah benarkah Jenderal Besar Panglima Tentara Perancis yang digambarkan sebagai seorang yang kontroversial ini benar-benar memeluk Islam? Jika benar, apakah karena ada unsur muslihat dibalik semua itu agar ambisinya dapat terwujud?
Keislaman Napoleon diangkat dan dipaparkan oleh David M. Pidcock dalam sebuah bukunya yang mengutip kembali berita sebuah surat kabar resmi Perancis, Le Moniteur, yang menyebut tentang keislaman Napoleon pada 2 Juli 1798. Terjadi hampir 23 tahun sebelum meninggal dunianya pada 1821.
Kapankah tokoh ini memeluk Islam, kemudian apakah berganti nama menjadi Aly (Ali) Napoleon Bonaparte?
Peristiwa ini dipercaya terjadi ketika Napoleon berada di Mesir. Napoleon tertarik kepada Islam ketika diajak menghadiri acara Maulid Nabi saw yang dihadiri oleh ribuan umat Islam. Majelis itu menyadarkan Napoleon kepada kata-kata Voltaire yang mempercayai bahwa manusia memerlukan agama dalam hidup mereka. Manusia tidak boleh hidup tanpa agama atau tanpa mempercayai tuhan. Sejarah tak pernah mencatat apa sebenarnya agama formal Napoleon Bonaparte. Ia memang dilahirkan di tengah sebuah bangsa Kristen. Namun ia tak pernah terlihat pergi ke gereja atau melakukan ritual-ritual kristen.
Pengalaman di Mesir itu dikatakan telah memberikan sebuah perjalanan rohani bagi Napoleon. Tetapi apakah yang membuat ‘Sang Penakluk Eropa’ ini dapat menerima Islam?
Napoleon berkata, “Rasulullah saw berhasil menuntun kehidupan kaum Arab yang jahil kepada jalan yang benar. Mengajar kepada mereka mengenai keesaan Allah. Allah yang satu. Tuhan yang tidak mempunyai bapa, tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai pendamping.”
“Sedangkan menyembah pelbagai jenis tuhan merupakan satu budaya yang sangat kabur tetapi tidak lebih satu aspek pemujaan kepada berhala yang merupakan hanyalah patung-patung yang kosong.”
Napoleon juga sangat mengagumi kitab suci al-Quran setelah dia membandingkan isi kandungannya dengan Injil. “Saya menemukan kebenaran-kebenaran yang unggul di dalam al-Quran yang selama ini dikelirukan oleh kitab-kitab terdahulu yang manusia itu campur tangan di dalamnya melalui kata-kata mereka sendiri, bukannya kata-kata Tuhan.”
Malah yang lebih menarik adalah ucapan Napoleon ketika pertama kali menginjakkan kakinya di Palestina pada tahun 1799 sebelum bertempur dengan pasukan Utsmaniah. Sambil mengenakan serban di kepalanya, Napoleon mengaku tentang keislamannya dan berkata: “Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasih. Saya Bonaparte, Panglima perang tentara Perancis. Kepada semua pemimpin di sini, para mufti dan penduduk Gaza, Ramla dan Jaffa, semoga Allah melindungi kita semua.”
Keislaman Napoleon dapat ditelusuri lebih lanjut dalam sebuah buku, ‘Napoleon and Islam’ atau Bonapart et Islam oleh C. Cherfils. (ISBN: 967-61-0898-7). Dalam buku itu, Napoleon dikutip sebagai pernah mengatakan: “Dalam waktu dekat ini, jika berpeluang, saya ingin menyatukan semua umat manusia melalui budaya yang baik (Islam) dan pemerintahan yang mengayomi rakyatnya melalui prinsip yang tertulis dalam al-Quran al Karim.”
Perihal perundang-undangan, Napoleon sendiri mengakui akan keunggulan perundang-undangan Islam atau syariah. Saat menduduki Mesir ketertarikan Napoleon dengan kodifikasi hukum Islam itu ditunjukkan dengan membawa idea itu ke Perancis. Dia membawa empat ahli hukum Islam dari Mesir untuk menyusun Code Penal dan Code Sivil Perancis, yang dikenal dengan istilah Code Napoleon itu. Code Napoleon itu kemudian mempengaruhi negeri Belanda, dan dari situlah lahir KUH Pidana dan KUH Perdata yang kita kenal sekarang ini sebagai kitab hukum warisan Belanda di negeri kita.
Dalam KUH Perdata — yang diadopsi dari Code Napoleon — ada transformasi dari syari’at Islam, yakni ketentuan di dalam Al-Qur’an yang menegaskan bahwa “Sesungguhnya Allah melarang kalian memakan harta saudara kalian dengan cara yang bathil, tetapi menghalalkan jual beli yang dilakukan ridho dengan ridho”. Inilah yang dinamakan prinsip “kausa yang halal” sebagai salah satu prinsip dalam hukum perikatan. Para pihak dalam membuat perjanjian harus dilandasi oleh iktikad baik dan prinsip perjanjian adalah terbuka, tergantung dari keinginan dan kesepakatan para pihak, namun asas-asas hukum termasuk rasa kepatutan harus tetap menjadi pertimbangan.
Transformasi lain dari syariat Islam ke dalam hukum civil Napoleon ialah tentang keharusan adanya saksi dalam perjanjian. Juga ada transformasi tentang konsep “washil” yang di Eropa diadopsi dan disebut dengan istilah “wesel”, yakni seperangkat aturan tentang penitipan sesuatu untuk diantarkan kepada orang lain, seperti jasa pos dan kurier di zaman sekarang. Transformasi yang paling banyak dari syariat Islam ke dalam hukum Eropa dan hukum internasional publik, ialah dalam Hukum Perang dan Damai.
Dalam Hukum Romawi, perang adalah bumi hangus dan semua halal belaka. Hukum Islamlah yang mengajari orang Eropa bahwa perang harus tunduk kepada hukum, tidak boleh asal bunuh dan asal bumi hangus.Yang boleh dibunuh hanyalah tentara dan orang sipil yang aktif membantu tentara. Orang sipil, wanita dan anak-anak harus dilindungi. Rumah ibadat agama apapun serta fasilitas umum tidak boleh dihancurkan. Juga ada aturan-aturan tentang status tawanan perang, pertukaran tawanan, dan pembebasan tawanan. Perang tidak boleh dilakukan diam-diam. Perang harus diumumkan secara terbuka. Negara yang melakukan agresi harus dihukum secara kolektif oleh negara-negara lain.
Prinsip seperti ini ada di dalam al-Quran dan mempengaruhi — atau dengan kata lain — mengalami transformasi dalam penyusunan berbagai konvensi hukum perang modern.
Banyak orang tidak mengetahui transformasi berbagai “keluarga hukum” ke dalam sistem hukum di suatu negara, kecuali mereka yang mempelajari sejarah hukum. Sikap apriori terhadap sesuatu — dalam arti mudah menolak dan mudah menerima sesuatu — tanpa studi yang mendalam, bukanlah sikap akademis dalam mencari kebenaran ilmiah. Demikian menurut Prof. DR. Yusril Ihza Mahendra.
Lalu Napoleon pun menggunakan undang-undang itu saat memerintah Perancis dan dipercaya hingga sekarang pengaruh dan elemen undang-undang syariah masih terus digunakan di negara itu. Contoh yang paling kentara adalah ketika terjadi kecelakaan tragis di jalan raya yang merenggut nyawa Puteri Diana dan teman lelakinya, Dodi Al Fayed pada 1997.
Pemerintah Prancis merujuk KUH yang lama saat menjatuhkan hukuman kepada juru foto yang sempat mengabadikan detik-detik terjadinya kecelakaan itu. Mereka dijerat hukuman dengan tuduhan tidak membantu korban dan lebih mengutamakan untuk mengambil gambar pada kecelakaan tersebut. Bentuk undang-undang dan hukuman ini nyata-nyata diambil dari kitab fikih Al-Muwaththo’ Imam Malik.
Walau bagaimanapun pro kontra seputar pelbagai pendapat mengenai status agama dan pengislaman Napoleon harus diungkap. Menurut Zuraini Nordin dosen di Universitas Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM), mengatakan, “Sebenarnya kaisar Perancis itu seorang yang berpegang kepada ajaran Deisme yaitu tidak percaya kepada ajaran-ajaran Kristen seperti Original Sins (Dosa Warisan), mukjizat dan sebagainya. Dia mengkritik ajaran Kristen itu sebagai hanya mementingkan aspek spiritual individu dibanding dengan Islam yang dia sendiri pahami sebagai agama yang rasional dan mementingkan ilmu dan sains.”
Maka tidak berlebihan kalau kemudian Napoleon sangat menggandrungi agama Islam, menghormati orang Islam dan mengagumi kepribadian Nabi Muhammad itu sendiri. Hal ini dikarenakan dia percaya Rasulullah bukan saja seorang pemimpin agung tetapi juga seorang panglima yang ulung, dia (Nabi) sangat sesuai dengan semangat dan jiwanya sebagai seorang kaisar dan panglima perang Perancis yang punya cita-cita tinggi,” kata Zuraini menjelaskan
Masih kata Zuraini, Napoleon adalah seorang yang gemar mengkaji tentang Islam, al-Quran dan hadits Nabi dan dia membina hubungan baik dengan para mufti dan ulama-ulama Al-Azhar selama ekspedisinya di Mesir. Napoleon mengakui Islam sebagai satu sistem kepercayaan yang unggul dan dia banyak mengadaptasikan undang-undang syariah ke dalam kode sipilnya yang dikenal sebagai Code Napoleon.
Dengan kode atau undang-undang itu Napoleon merasa telah dapat memberi manfaat kepada pemerintahannya dan rakyat Perancis. Sebagai seorang raja, tidak disangsikan Napoleon juga seorang yang memiliki jiwa kerakyatan dan selama pemerintahannya banyak reformasi dilakukan untuk kepentingan rakyat.
Namun ternyata masih ada juga pihak-pihak yang menyangsikan dan memperdebatkan perihal keislaman Napoleon itu. Walaupun sebenarnya sudah banyak literatur dan sumber-sumber informasi yang memaparkan keislaman kaisar Perancis tersebut, namun diyakini bahwa tokoh ini hanya menaruh minat terhadap Islam saja.
Malah Napoleon menggunakannya demi kepentingan diri dalam meluaskan kekuasaannya. Dia pernah mengatakan di hadapan para ulama dan rakyat Mesir: “Bahwa saya datang untuk mengembalikan hak-hak Anda, yang telah dirampas oleh para penjajah; bahwa saya memuja Tuhan lebih daripada kaum Mamluk dan juga bahwa saya menghormati Nabi Muhammad dan kitab suci Al-QurĂ¢an. Beritahu para penjajah bahwa semua manusia itu sama di hadapan Tuhan; bahwa kecerdasan, kebajikan dan sainlah yang membedakan mereka semua.”
Dengan pernyataan itu Napoleon ingin meyakinkan kaum Muslimin Mesir, bahwa dirinya bukan tentara salib. Dia berusaha merangkul para ulama dalam lingkup kekuasaan pemerintah, tetapi para ulama yang tidak biasa dengan kekuasaan sekuler, tidak terkesan dan memilih bertahan pada habitatnya sebagai pemuka-pemuka tradisional yang religius dalam budaya agraris. Walhasil hingga saat akhir, upaya Napoleon untuk mendapatkan legitimasi kekuasaannya dengan dukungan kaum ulama tidak berhasil. Pada tahun 1801 Inggris berhasil mengusir Perancis dari bumi Mesir, dan menyerahkan kembali Mesir kepada Kekhalifahan Utsmaniyah.
Tuduhan bahwa Napoleon melakukannya hanya sebagai komoditas politik demi kepentingan diri dalam meluaskan kekuasaannya ini bukanlah isu ‘aneh’ karena keislaman seseorang di Eropa sering kali tidak disukai oleh berbagai pihak yang memiliki modus kepentingan yang berbeda-beda. Perdebatan di seputar ini sebenarnya membuka lembaran bagi terjadinya kajian yang lebih mendalam untuk menentukan status agama Napoleon.
Bagi Barat sendiri, mungkin terlalu sulit buat mereka menerima dan mengakui hakikat ada tokoh sehebat Napoleon yang menerima kebenaran Islam. Pengaruhnya sedikit banyak akan merubah tatanan sejarah Eropa. Kalaupun itu tidak terjadi, paling tidak akan memberikan ‘efek kejut’ atas berbagai sikap negatif yang selama ini menjadi stereotype Barat terhadap Islam.
Judul Asli: Jejak Islam “The Emperor of French” oleh Aidil Heryana, S.Sosi
Sumber : dakwatuna.com

Baca selengkapnya..

Subhanallah, Suku Indian Cherokee Dahulu Adalah Muslim


Benarkah? Ya benar sekali, dalam sejarah yang tidak terungkap dan tidak pernah terungkap dan hanya diungkap di kalangan akedemisi yang berhubungan dengan sejarah, tercatat bahwa suku indian Cherokee mayoritas beragama muslim. Sebagai bukti bahwa hal itu memang benar, kalau ada rejeki dan kesempatan bisa berkunjung ke perpustakaan kongres amerika (Library of Congress) silahkan minta untuk ditunjukkan arsip perjanjian antara pemerintah AS dan orang-orang indian suku Cherokee pada tahun 1787.
Disana akan terlihat tanda tangan kepala suku Cherokee saat itu dengan nama Abdel-Khak and Muhammad Ibn Abdullah
Subhanallah….
Kok bisa?
Sejarahnya panjang,
Semangat orang-orang Islam dan Cina saat itu untuk mengenal lebih jauh planet (tentunya saat itu nama planet belum terdengar) tempat tinggalnya selain untuk melebarkan pengaruh, mencari jalur perdagangan baru dan tentu saja memperluas dakwah Islam mendorong beberapa pemberani di antara mereka untuk melintasi area yang masih dianggap gelap dalam peta-peta mereka saat itu. Beberapa nama tetap begitu kesohor sampai saat ini bahkan hampir semua orang pernah mendengarnya sebut saja Tjeng Ho dan Ibnu Batutta, namun beberapa lagi hampir-hampir tidak terdengar dan hanya tercatat pada buku-buku akademis.
Para ahli geografi dan intelektual dari kalangan muslim yang mencatat perjalanan ke benua Amerika itu adalah Abul-Hassan Ali Ibn Al Hussain Al Masudi (meninggal tahun 957), Al Idrisi (meninggal tahun 1166), Chihab Addin Abul Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) dan Ibn Battuta (meninggal tahun 1369).
Menurut catatan ahli sejarah dan ahli geografi muslim Al Masudi (871 - 957), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad seorang navigator muslim dari Cordoba di Andalusia, telah sampai ke benua Amerika pada tahun 889 Masehi. Dalam bukunya, ‘Muruj Adh-dhahab wa Maadin al-Jawhar’ (The Meadows of Gold and Quarries of Jewels), Al Masudi melaporkan bahwa semasa pemerintahan Khalifah Spanyol Abdullah Ibn Muhammad (888 - 912), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad berlayar dari Delba (Palos) pada tahun 889, menyeberangi Lautan Atlantik, hingga mencapai wilayah yang belum dikenal yang disebutnya Ard Majhoola, dan kemudian kembali dengan membawa berbagai harta yang menakjubkan. Sesudah itu banyak pelayaran yang dilakukan mengunjungi daratan di seberang Lautan Atlantik, yang gelap dan berkabut itu. Al Masudi juga menulis buku ‘Akhbar Az Zaman’ yang memuat bahan-bahan sejarah dari pengembaraan para pedagang ke Afrika dan Asia.
Dr. Youssef Mroueh juga menulis bahwa selama pemerintahan Khalifah Abdul Rahman III (tahun 929-961) dari dinasti Umayah, tercatat adanya orang-orang Islam dari Afrika yang berlayar juga dari pelabuhan Delba (Palos) di Spanyol ke barat menuju ke lautan lepas yang gelap dan berkabut, Lautan Atlantik. Mereka berhasil kembali dengan membawa barang-barang bernilai yang diperolehnya dari tanah yang asing.
Beliau juga menuliskan menurut catatan ahli sejarah Abu Bakr Ibn Umar Al-Gutiyya bahwa pada masa pemerintahan Khalifah Spanyol, Hisham II (976-1009) seorang navigator dari Granada bernama Ibn Farrukh tercatat meninggalkan pelabuhan Kadesh pada bulan Februari tahun 999 melintasi Lautan Atlantik dan mendarat di Gando (Kepulaun Canary). Ibn Farrukh berkunjung kepada Raja Guanariga dan kemudian melanjutkan ke barat hingga melihat dua pulau dan menamakannya Capraria dan Pluitana. Ibn Farrukh kembali ke Spanyol pada bulan Mei 999.
Perlayaran melintasi Lautan Atlantik dari Maroko dicatat juga oleh penjelajah laut Shaikh Zayn-eddin Ali bin Fadhel Al-Mazandarani. Kapalnya berlepas dari Tarfay di Maroko pada zaman Sultan Abu-Yacoub Sidi Youssef (1286 - 1307) raja keenam dalam dinasti Marinid. Kapalnya mendarat di pulau Green di Laut Karibia pada tahun 1291. Menurut Dr. Morueh, catatan perjalanan ini banyak dijadikan referensi oleh ilmuwan Islam.
Sultan-sultan dari kerajaan Mali di Afrika barat yang beribukota di Timbuktu, ternyata juga melakukan perjalanan sendiri hingga ke benua Amerika. Sejarawan Chihab Addin Abul-Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 - 1384) memerinci eksplorasi geografi ini dengan seksama. Timbuktu yang kini dilupakan orang, dahulunya merupakan pusat peradaban, perpustakaan dan keilmuan yang maju di Afrika. Ekpedisi perjalanan darat dan laut banyak dilakukan orang menuju Timbuktu atau berawal dari Timbuktu. Sultan yang tercatat melanglang buana hingga ke benua baru saat itu adalah Sultan Abu Bakari I (1285 - 1312), saudara dari Sultan Mansa Kankan Musa (1312 - 1337), yang telah melakukan dua kali ekspedisi melintas Lautan Atlantik hingga ke Amerika dan bahkan menyusuri sungai Mississippi.
Sultan Abu Bakari I melakukan eksplorasi di Amerika tengah dan utara dengan menyusuri sungai Mississippi antara tahun 1309-1312. Para eksplorer ini berbahasa Arab. Dua abad kemudian, penemuan benua Amerika diabadikan dalam peta berwarna Piri Re'isi yang dibuat tahun 1513, dan dipersembahkan kepada raja Ottoman Sultan Selim I tahun 1517. Peta ini menunjukkan belahan bumi bagian barat, Amerika selatan dan bahkan benua Antartika, dengan penggambaran pesisiran Brasil secara cukup akurat.

Bicara tentang Cherokee tentu saja tidak bisa lepas dari Sequoyah (portait kiri atas). Seorang asli suku Cherokee yang menghidupkan kembali Syllabary suku mereka pada 1821. Syllabary adalah semacam aksara barangkali, bila kita mengenalnya dengan abjad A sampai Z maka suku Cherokee memiliki cara sendiri untuk aksara-nya. Yang membuatnya sangat luar biasa adalah ternyata aksara yang ditemukan kembali oleh Sequoyah mirip sekali dengan aksara Arab (lihat gambar kanan). Beberapa tulisan cherokee abad ke-7 yang ditemukan terpahat pada bebatuan di Nevada bahkan sangat mirip dengan tulisan “Muhammad” dalam bahasa Arab.

Bukti lainnya adalah, Columbus sendiri mengetahui bahwa orang-orang Carib (Karibia) adalah pengikut Nabi Muhammad. Dia faham bahwa orang-orang Islam telah berada di sana terutama orang-orang dari Pantai Barat Afrika. Mereka mendiami Karibia, Amerika Utara dan Selatan. Namun tidak seperti Columbus yang ingin menguasai dan memperbudak rakyat Amerika. Orang-Orang Islam datang untuk berdagang dan bahkan beberapa menikahi orang-orang pribumi. Lebih lanjut Columbus mengakui pada 21 Oktober 1492 dalam pelayarannya antara Gibara dan Pantai Kuba melihat sebuah masjid (berdiri di atas bukit dengan indahnya menurut sumber tulisan lain). Sampai saat ini sisa-sisa reruntuhan masjid telah ditemukan di Kuba, Mexico, Texas dan Nevada.
Dan tahukah anda? 2 orang nahkoda kapal yang dipimpin oleh Columbus kapten kapal Pinta dan Nina adalah orang-orang muslim yaitu dua bersaudara Martin Alonso Pinzon dan Vicente Yanex Pinzon yang masih keluarga dari Sultan Maroko Abuzayan Muhammad III (1362). [THACHER,JOHN BOYD: Christopher Columbus, New York 1950]
Dan mengapa hanya Columbus saja yang sampai saat ini dikenal sebagai penemu benua amerika? Karena saat terjadi pengusiran kaum yahudi dari spanyol sebanyak 300.000 orang yahudi oleh raja Ferdinand yang Kristen, kemudian orang-orang yahudi menggalang dana untuk pelayaran Columbus dan berita ‘penemuan benua Amerika’ dikirim pertama kali oleh Christopher Columbus kepada kawan-kawannya orang Yahudi di Spanyol. Pelayaran Columbus ini nampaknya haus publikasi dan diperlukan untuk menciptakan legenda sesuai dengan ‘pesan sponsor’ Yahudi sang penyandang dana. Kisah selanjutnya kita tahu bahwa media massa dan publikasi dikuasai oleh orang-orang Yahudi yang bahkan dibenci oleh orang-orang seperti Henry Ford si raja mobil Amerika itu. Maka tampak ada ketidak-jujuran dalam menuliskan fakta sejarah tentang penemuan benua Amerika. Penyelewengan sejarah oleh orang-orang Yahudi yang terjadi sejak pertama kali mereka bersama-sama orang Eropa menjejakkan kaki ke benua Amerika.

Dan tahukah anda? sebenarnya laksamana Zheng He atau yang di Indonesia lebih dikenal dengan nama laksamana Cheng Ho adalah penemu benua amerika pertama, sekitar 70 tahun sebelum Columbus.
Sekitar 70 tahun sebelum Columbus menancapkan benderanya di daratan Amerika, Laksamana Zheng He sudah lebih dulu datang ke sana. Para peserta seminar yang diselenggarakan oleh Royal Geographical Society di London beberapa waktu lalu dibuat terperangah. Adalah seorang ahli kapal selam dan sejarawan bernama Gavin Menzies dengan paparannya dan lantas mendapat perhatian besar.
Tampil penuh percaya diri, Menzies menjelaskan teorinya tentang pelayaran terkenal dari pelaut mahsyur asal Cina, Laksamana Zheng He (kita mengenalnya dengan Ceng Ho-red). Bersama bukti-bukti yang ditemukan dari catatan sejarah, dia lantas berkesimpulan bahwa pelaut serta navigator ulung dari masa dinasti Ming itu adalah penemu awal benua Amerika, dan bukannya Columbus.
Bahkan menurutnya, Zheng He 'mengalahkan' Columbus dengan rentang waktu sekitar 70 tahun. Apa yang dikemukakan Menzies tentu membuat kehebohan lantaran masyarakat dunia selama ini mengetahui bahwa Columbus-lah si penemu benua Amerika pada sekitar abad ke-15. Pernyataan Menzies ini dikuatkan dengan sejumlah bukti sejarah. Adalah sebuah peta buatan masa sebelum Columbus memulai ekspedisinya lengkap dengan gambar benua Amerika serta sebuah peta astronomi milik Zheng He yang dosodorkannya sebagai barang bukti itu. Menzies menjadi sangat yakin setelah meneliti akurasi benda-benda bersejarah itu.
''Laksana inilah yang semestinya dianugerahi gelar sebagai penemu pertama benua Amerika,'' ujarnya. Menzies melakukan kajian selama lebih dari 14 tahun. Ini termasuk penelitian peta-peta kuno, bukti artefak dan juga pengembangan dari teknologi astronomi modern seperti melalui program software Starry Night.
Dari bukti-bukti kunci yang bisa mengubah alur sejarah ini, Menzies mengatakan bahwa sebagian besar peta maupun tulisan navigasi Cina kuno bersumber pada masa pelayaran Laksamana Zheng He. Penjelajahannya hingga mencapai benua Amerika mengambil waktu antara tahun 1421 dan 1423. Sebelumnya armada kapal Zheng He berlayar menyusuri jalur selatan melewati Afrika dan sampai ke Amerika Selatan.
Uraian astronomi pelayaran Zheng He kira-kira menyebut, pada larut malam saat terlihat bintang selatan sekitar tanggal 18 Maret 1421, lokasi berada di ujung selatan Amerika Selatan. Hal tersebut kemudian direkonstruksi ulang menggunakan software Starry Night dengan membandingkan peta pelayaran Zheng He.
"Saya memprogram Starry Night hingga masa di tahun 1421 serta bagian dunia yang diperkirakan pernah dilayari ekspedisi tersebut," ungkap Menzies yang juga ahli navigasi dan mantan komandan kapal selam angkatan laut Inggris ini. Dari sini, dia akhirnya menemukan dua lokasi berbeda dari pelayaran ini berkat catatan astronomi (bintang) ekspedisi Zheng He.
Lantas terjadi pergerakan pada bintang-bintang ini, sesuai perputaran serta orientasi bumi di angkasa. Akibat perputaran bumi yang kurang sempurna membuat sumbu bumi seolah mengukir lingkaran di angkasa setiap 26 ribu tahun. Fenomena ini, yang disebut presisi, berarti tiap titik kutub membidik bintang berbeda selama waktu berjalan. Menzies menggunakan software untuk merekonstruksi posisi bintang-bintang seperti pada masa tahun 1421.
"Kita sudah memiliki peta bintang Cina kuno namun masih membutuhkan penanggalan petanya," kata Menzies. Saat sedang bingung memikirkan masalah ini, tiba-tiba ditemukanlah pemecahannya. "Dengan kemujuran luar biasa, salah satu dari tujuan yang mereka lalui, yakni antara Sumatra dan Dondra Head, Srilanka, mengarah ke barat."
Bagian dari pelayaran tersebut rupanya sangat dekat dengan garis katulistiwa di Samudera Hindia. Adapun Polaris, sang bintang utara, dan bintang selatan Canopus, yang dekat dengan lintang kutub selatan, tercantum dalam peta. "Dari situ, kita berhasil menentukan arah dan letak Polaris. Sehingga selanjutnya kita bisa memastikan masa dari peta itu yakni tahun 1421, plus dan minus 30 tahun."
Atas temuan tersebut, Phillip Sadler, pakar navigasi dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, mengatakan perkiraan dengan menggunakan peta kuno berdasarkan posisi bintang amatlah dimungkinkan. Dia juga sepakat bahwa estimasi waktu 30 tahun, seperti dalam pandangan Menzies, juga masuk akal.
Selama ini, masyarakat dunia mengetahui kiprah Zheng He sebagai penjelajah ulung. Dia terlahir di Kunyang, kota yang berada di sebelah barat daya Propinsi Yunan, pada tahun 1371. Keluarganya yang bernama Ma, adalah bagian dari warga minoritas Semur. Mereka berasal dari kawasan Asia Tengah serta menganut agama Islam. Ayah dan kakek Zheng He diketahui pernah mengadakan perjalanan haji ke Tanah Suci Makkah. Sementara Zheng He sendiri tumbuh besar dengan banyak mengadakan perjalanan ke sejumlah wilayah. Ia adalah Muslim yang taat.
Yunan adalah salah satu wilayah terakhir pertahanan bangsa Mongol, yang sudah ada jauh sebelum masa dinasti Ming. Pada saat pasukan Ming menguasai Yunan tahun 1382, Zheng He turut ditawan dan dibawa ke Nanjing. Ketika itu dia masih berusia 11 tahun. Zheng He pun dijadikan sebagai pelayan putra mahkota yang nantinya menjadi kaisar bernama Yong Le. Nah kaisar inilah yang memberi nama Zheng He hingga akhirnya dia menjadi salah satu panglima laut paling termashyur di dunia.
(Dikutip dari: http://early-tokyo.blogspot.com/2009/02/tahukan-anda-bag-2.html)
Last Updated ( Tuesday, 03 February 2009 09:08 )
<\span>

Baca selengkapnya..

12 Juni, 2009

Islam di Karibia Dikagumi karena Etos Kerjanya

By Republika Newsroom
Selasa, 09 Juni 2009 pukul 08:40:00

Photo: Masjid di Karibia

Masyarakat Karibia memilih Islam karena agama ini mengajarkan keseimbangan hidup dunia akhirat.

Kepulauan Karibia meliputi sekitar 19 negara kecil, seperti Guyana, Trinidad dan Tobago, Suriname, dan lainnya. Kawasan ini cukup terkenal di seantero dunia karena keindahan alamnya. Tak mengherankan jika Karibia menjadi salah satu tujuan wisata paling populer.

Setiap tahun, para turis asal Amerika dan Eropa berkunjung ke sana untuk menikmati wisata pantai dan laut. Efeknya, masyarakat lokal dapat menarik keuntungan cukup besar dari industri pariwisata ini.

Di antara penduduk setempat, terdapat pula komunitas Muslim yang telah tinggal di Karibia sejak lama. Jumlah mereka pun cukup besar sehingga turut memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari.

Seorang pemuka agama setempat, al-Hajj Naseer Ahmad Khan, mengatakan, saat ini umat Islam sudah berintegrasi dalam berbagai profesi. ''Saya kira, masa depan kami akan sangat cerah,'' paparnya.

Ahmad Khan, yang juga ketua Islamic Missionaries Guild International, sebuah lembaga keagamaan yang berkedudukan di Guyana, menjelaskan, jumlah umat Islam di kepulauan Karibia mencapai sekitar 400 ribu jiwa. Mereka tersebar di sejumlah negara di kawasan ini, yakni Barbados, Grenada, Dominika, Pueto Rico, Kepulauan Virgin, dan Jamaika.

Konsentrasi terbesar umat Islam berada di Guyana dengan populasi mencapai 120 ribu jiwa. Adapun di Trinidad dan Tobago serta Guyana masing-masing terdapat sekitar 100 ribu jiwa.

Meski begitu, di Trinidad-lah pusat keislaman kawasan ini, bahkan kerap menggelar kegiatan berskala internasional. Pangeran Arab Saudi, Muhammad ibn Faisal, misalnya, pernah datang ke Trinidad untuk menghadiri sebuah perhelatan konferensi dakwah. Di negara ini, terdapat sekitar 85 masjid.

Trinidad dan Tobago terletak di bagian selatan Karibia. Negara ini memiliki aneka ragam budaya dari masyarakat yang multikultural yang dilingkupi sikap tenggang rasa, pembauran agama, dan kebudayaan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat.

Selain Islam, dua agama terbesar lainnya adalah Kristen dan Hindu. Negara kepulauan yang pada awalnya diduduki oleh bangsa Spanyol, Inggris, dan Prancis ini amat kuat dipengaruhi sejarah perbudakan dan kuli kontrak. Keduanya memberi sumbangan terbesar bagi keragaman budaya di Trinidad.

Adalah dua orang tokoh agama, yaitu Nizam Mohammed yang merupakan mantan politikus serta Noor Mohammed Hassanali yang gencar menyosialisasikan dan menyebarkan agama Islam. Kiprah mereka dalam berdakwah di masjid-masjid telah membangkitkan ghirah (semangat) keislaman di kalangan komunitas Muslim.

Tahun lalu, keduanya dipercaya memberikan khotbah Idul Fitri. Ribuan umat Islam (diperkirakan mencapai 4 ribu orang) memenuhi lapangan besar di Jean Pierre Cultural Complex di Port-of-Spain. ''Muslim di Trinidad, kendati tidak terlampau besar, sangat terorganisasi,'' ungkap Imtiaz Ali (32 tahun), seorang Muslim Trinidad.

Negara ini, sambungnya, terbagi menjadi dua generasi umat Islam. Pertama, yang masih memegang teguh tradisi. Mereka dikatakan sulit menerima Islam yang dinamis. Sedangkan, kelompok kedua adalah generasi muda Muslim.''Tahun sebelumnya, ada sekitar 100 orang dari Trinidad yang menunaikan ibadah haji ke Makkah dan sebagian besar berasal dari generasi muda,'' ungkap Ali.

Kontribusi umat
Dari mana asal usul umat Islam di Karibia? Ali, Naseer Ahmad Khan, dan lainnya merupakan keturunan Muslim yang berasal dari sebuah provinsi di India, Uttar Pradesh.

Nenek moyang mereka itu pertama kali tiba di kawasan ini sekitar tahun 1845. ''Yang membawanya adalah para tuan tanah setempat. Orang-orang Islam dijanjikan kesejahteraan dengan memperoleh tanah. Tapi, janji tinggal janji, akhirnya banyak yang meninggal karena menderita,'' imbuh Ali.

Di sana, para imigran ini dipekerjakan di perkebunan tebu dan tembakau dengan memakai sistem imbal tenaga. Sejak perbudakan dihapuskan di seluruh wilayah jajahan Inggris, tuan tanah menerapkan sistem itu. Pekerja tersebut tidak menerima upah sebagai konsekuensi pembayaran utang-utang mereka dan biaya perjalanan.

Karena terus dipaksa bekerja keras setiap hari, banyak pekerja Muslim asal India ini yang tak sempat mencatatkan atau menuliskan riwayat mereka serta tempat tinggal sebelumnya. ''Kini, kita menjadi tidak tahu apa pun tentang asal usul kita di India,'' kata Nizam Mohammed.

Mohammed (46 tahun), lulusan sekolah tinggi di London, mengaku sama sekali tidak mengetahui apakah nenek moyangnya termasuk di antara pendatang Islam pertama dari India yang menumpangi kapal Fatel Razeck.

Dia hanya mengenal nama kedua buyutnya, yakni Kallam Meah dan Rajeem Meah. Setelah bekerja selama lima tahun memenuhi sistem imbal tenaga, Kallam melanjutkan bekerja di perkebunan kopi dan cokelat, sedangkan Rajeem memilih profesi sebagai penjahit.

Selain imigran dari India, ada lagi komunitas Muslim yang berasal dari Afrika. Mereka merupakan Suku Mandingo, suku asli Afrika Barat. Merekalah pemeluk Islam pertama yang datang ke Trinidad, tepatnya pada tahun 1777. Ketika itu, orang-orang Afrika ini dipekerjakan di perkebunan tebu sebagai budak.

Hingga tahun 1802, jumlah mereka telah mencapai 20 ribu jiwa. Tahun 1830-an, orang Islam asal Afrika ini menetap di Port of Spain. Kebanyakan tidak bisa baca tulis, namun terorganisasi berkat peran Muhammad Beth, yang telah membeli kebebasannya dari perbudakan. Mereka tetap mempertahankan agamanya, bergiat di banyak bidang, dan secara berkala kembali ke kampung halaman di Senegal.

Lainnya adalah warga Muslim dari Timur Tengah, Indonesia, Pakistan, dan sebagainya. Sejarah mencatat, sebelum Trinidad menemukan sumur minyak pertamanya, ekonomi di wilayah itu telah maju pesat. Para pendatang Muslim dulunya menekuni bidang pertanian dan perdagangan.

''Saat ini, umat Muslim cukup berperan signifikan dalam kemajuan ekonomi,'' urai Mohammed. ''Banyak dari mereka berhasil mencapai posisi penting di sebuah perusahaan publik. Mereka juga selalu terlibat dalam bidang politik.''

Hal itu diamini oleh Perdana Menteri ANR Robinson. ''Umat Muslim terus memberikan kontribusi cukup besar dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari sosial, ekonomi, politik, budaya, dan pendidikan. Hal ini tentu sangatlah membanggakan,'' jelasnya.

Pertumbuhan ekonomi terus dijaga. Walau harga minyak mentah dunia masih terus bergejolak, Trinidad tetap mampu mempertahankan pendapatan per kapita sebesar 6 ribu dolar AS, peringkat keempat tertinggi di kawasan barat Benua Amerika.

Tetap Giat Bekerja

Berbeda dengan Trinidad dan Tobago, kondisi negara Guyana justru banyak bergelut dengan perekonomian yang kurang menunjang. Ini sebagai akibat kebijakan ekonomi dari pemerintahan sebelumnya.

Pendapatan per kapitanya hanya 570 dolar AS sehingga menjadikannya negara termiskin ketiga di kawasan ini, setelah Haiti dan Bolivia. Sektor pariwisata di negara kecil ini juga kurang berkembang, ditambah lagi dengan harga tiga komoditas utama: beras, gula, dan baoksit, yang terus turun di pasaran dunia hingga menimbulkan inflasi. Nilai tukar uangnya pun semakin rendah.

Sebagai gambaran, jika tahun lalu satu dolar AS masih sekitar 4,25 dolar Guyana, kini nilainya sudah terjun ke 20 dolar Guyana per dolar AS. Maka, tak heran, utang luar negeri jadi andalan pembiayaan. Kini, jumlahnya sudah mencapai 1 hingga 5 miliar dolar atau mendekati 1,875 dolar AS per kapita.

''Problem terbesar di Guyana kini adalah bagaimana membayar utang negara,'' papar Al-Haj Naseer Ahmad Khan. ''Tapi, setelah pergantian kepemimpinan, saya kira ada secercah harapan menuju kemajuan.'' Akibat situasi ini, segenap penduduk Guyana harus bekerja keras, termasuk kalangan komunitas Muslim yang jumlahnya sekitar 15 persen dari populasi penduduk sebesar 800 ribu jiwa.

Beratnya beban kehidupan tak menghalangi umat untuk bergiat ibadah. Masjid-masjid yang jumlahnya diperkirakan mencapai 133 unit di seluruh negeri tetap ramai dengan berbagai kegiatan, termasuk di Masjid Dar al-Salaam, terletak di Ibu Kota Georgetown.

Sejatinya, di Guyana, semua pemeluk agama menikmati kebebasan menjalankan ajaran agama masing-masing. Para pegawai pemerintah yang beragama Islam bahkan mendapat jatah istirahat dua jam setiap hari Jumat agar dapat menunaikan shalat Jumat.

Kondisi serupa juga ditemui di Suriname, sebuah negara yang lebih multietnis. Umat Muslim di sini kebanyakan adalah kalangan masyarakat kelas menengah bawah dan mereka bekerja di sektor pertanian. ''Muslim di sini mengandalkan kerja keras sendiri, sementara umat Kristen dan Hindu banyak mendapatkan dukungan dana dan moral dari berbagai organisasi di Belanda, Amerika Serikat, dan India,'' papar Dr Isaac Jamaludin, ketua Madjlies Moeslimien Suriname.

Pada akhirnya, ketekunan dan kegigihan umat Islam dalam bekerja memunculkan simpati dan ketertarikan dari warga kepulauan Karibia. Surat kabar El Nuevo Herald dalam satu laporannya menyebutkan, para penduduk kepulauan Karibia dalam beberapa tahun ini makin banyak yang beralih ke agama Islam.Sementara itu, harian Trinidad menyatakan alasan mengapa banyak warga memilih Islam antara lain karena tertarik dengan keseimbangan antara bekerja dan spiritualitas yang diajarkan Islam.

Mereka yang tadinya tidak punya pekerjaan, setelah masuk Islam, menjadi giat bekerja dan tidak lagi bermalas-malasan. Sebab, agama Islam mengajarkan bahwa orang-orang yang rajin bekerja akan mendapatkan balasan pahala yang besar. Hal ini berdampak pada makin meningkatnya standar kualitas kehidupan di kalangan masyarakat kepulauan Karibia.yus/taq
<\span>

Baca selengkapnya..

Recent Comments

Labels

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani
Template by : Kendhin x-template.blogspot.com